Komisi A DPRD Kunjungi SMPN 9 Salatiga – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Komisi A DPRD Kunjungi SMPN 9 Salatiga

SALATIGA – Semua siswa khususnya di SMP Negeri 9 Salatiga, Jawa Tengah, ini agar selalu waspada dan tidak mudah terbawa arus negatif, khususnya pengaruh akan sosial media (sosmed). Jika mudah kena pengaruh tersebut, akan dapat menghancurkan anda semua (para siswa). Demikian ditegaskan Dance Ishak Palit MSi, Ketua Komisi A (Bidang Pemerintahan dan Pendidikan) DPRD Kota Salatiga, saat menjadi inspektur upacara (Irup) di SMPN 9 Salatiga, Senin (21/9).

“Para siswa semuanya, anda sekarang harus cerdas dan jangan mudah terbawa arus perkembangan sosial media yang menjurus ke arah negatif. Sekali lagi, jangan mudah terpengaruh. Kalian semua sebagai generasi bangsa dan ibaratnya saat ini sebagai layang-layang (yang mudah terombang-ambing karena pengaruh angin),” terang politisi PDI Perjuangan, dihadapan ratusan siswa SMPN 9 dan para guru.
Ditambahkan, untuk pengaruh sosmed yang berbau negatif itu sebagai tantangan yang diibaratkan sebagai angin yang bisa membawa siswa ke arah yang tidak jelas. Bagi para guru, sudah wajib mengendalikan para siswanya. Dari sini, sinergi pendidikan dan hubungan yang harmonis antara siswa dengan guru dan sebaliknya harus tetap diciptakan di lingkungan sekolah.
Usai mengikuti upacara, Komisi A DPRD Salatiga menggelar dengar pendapat bersama dengan para guru SMPN 9 Salatiga. Dalam acara ini, terungkap permintaan penataan lingkungan SMPN 9 yang berada di Jalan Pemuda ini.
“Harapan kami, agar segera dilakukan penataan di lingkungan SMPN 9 ini serta adanya perluasan lahan sehingga akan semakin lebih baik. SMP 9 ini sebagai salah satu ikon sekolah di Kota Salatiga yang letaknya sangat strategis di pusat kota,” kata Nurul, salah seorang guru SMPN 9 Salatiga.
Menanggapi lontaran salah seorang guru tersebut, Komisi A DPRD Kota Salatiga menyatakan bahwa penataan lingkungan sekolah khususnya di SMPN 9 dapat segera diusulkan. Harapannya, penataan bagian depan SMPN 9 dapat dilaksanakan namun jangan sampai mengurangi nilai sejarah yang ada. Hal ini jika memang dalam penelitian ada nilai sejarahnya.
“Secepatnya saja usulan itu diajukan melalui Disdikpora dan Dishubkombudpar terlebih dahulu, dari sini Komisi A akan menindaklanjutinya dalam rapat DPRD Salatiga. Sekali lagi, segera ajukan ke Pemkot Salatiga juga,” ujar Dance yang didampingi anggota Komisi A yang lain, H Bambang Riantoko, Taufik, Hj Adriana Susi Yudawati MPd, Nono Rohana serta Sudiyono serta Kepala SMPN 9 Salatiga, Ngadiman MPd. (hes)

loading...
Click to comment
To Top