Musyawarah Mufakat Jadi ‘Ruh’ Demokrasi Pancasila – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Musyawarah Mufakat Jadi ‘Ruh’ Demokrasi Pancasila

MUNTILAN – Anggota Komisi V DPR RI, Ir Sudjadi merasa prihatin, karena di masyarakat kini Demokrasi Pancasila banyak yang hanya menjadi pajangan. Hal itu terlihat dari proses pemilihan ketua atau pimpinan sejumlah lembaga. Musyawarah mufakat yang menjadi ‘ruh’ dari Demokrasi Pancasila, tidak digunakan lagi. Justru voting dengan suara terbanyak yang mereka gunakan.

“Terus terang kami prihatin dengan kondisi ini. Suka tidak suka, masyarakat Indonesia kini justru semakin meninggalkan demokrasi pancasila. Mereka justru lebih senang menggunakan demokrasi liberal yang sebenarnya bukan warisan leluhur kita,” demikian dikatakan Sudjadi, dalam sosialisasi Pancasila di Pendopo Kecamatan Muntilan Kabupaten Magelang baru-baru ini.
Sementara Bupati Magelang dalam sambutan yang diwakili Plt Kepala Bappeda, Sugiyono mengatakan, sebagai salah satu warisan para pendiri bangsa, harusnya Pancasila dijaga, dipelihara dan dilestarikan oleh semua elemen bangsa.
“Pancasila harus dibumikan dibumi pertiwi kita ini. Kita berdosa jika Pancasila sampai hilang dari tanah air kita. Apalagi, ancaman terhadap pancasila, tidak pernah berhenti untuk menganti pancasila dengan ideologi lain,” katanya.
Ancaman nyata dari semua itu, lanjut Bupati, dapat dilihat dari kegiatan para teroris dan pihak-pihak yang secara terorganisir mencoba memecah belah bangsa dengan memunculkan isu-isu sara dan lainnya. Karena itu, kepada masyarakat diminta segera melaporkan bila mengetahui ada kelompok atau pihak-pihak yang mencoba merongrong pancasila tersebut.
“Mari kita kuatkan tekad untuk menjaga persatuan, kesatuan guna penghayatan dan pengamalan pancasila,” pinta Zaenal. (zis)

loading...
Click to comment
To Top