PNS Hanya Banyak di Warkop – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

PNS Hanya Banyak di Warkop

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Komisi Pemantau Legislatif (KOPEL) Kabupaten Bulukumba melakukan penelusuran terhadap kinerja para pegawai negeri sipil (PNS). Dalam penelusuran tersebut, Kopel mendapatkan bukti bahwa sebagian besar PNS hanya menghabiskan waktu di warung kopi (warkop).

Kopel menyebutkan, banyaknya PNS yang sering mangkal di warkop saat jam kerja menandakan lemahnya pengawasan kepala daerah terhadap bawahannya. Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kualiatas layanan public diama PNS tersebut bekerja.

“Pemandangan tersebut dapat kita temui setiap hari di beberapa warkop di Kota Bulukumba utamanya di waktu pagi (jam kerja, red),” kata Kordinator Kopel, Muh Jafar, Selasa 22 September.

Jafar mengemukankan, dengan rasa tak bersalah seperti tak punya beban tugas, para PNS yang mangkal di warkop secara santai meningati hidangan kopinya. “Sementara ada banyak tugas yang harus mereka kerjakan sesuai dengan beban kerjanya dalam memberikan pelayan kepada masyarakat baik pelayan langsung maupun pelayanan tidak langsung,” tambahnya.

Penertiban Aparatur menjadi tugas Satpol PP sebagaimana yang diatur dalam PP nomor 6/ 2010 tentang satpol PP. Dimana, fungsi Satpol PP diatur Pasal 5 poin f yang berbunyi bahwa pengawasan terhadap masyarakat, aparatur, atau badan hukum agar mematuhi dan menaati Perda dan peraturan kepala daerah.

“Namun fakta yang sering kita temukan di lapangan, mereka (Satpol PP, red) hanya sering menertibkan kambing dan sapi warga yang berkeliaran dalam kota,” tegas Jafar.

Menurutnya, Satpol PP juga memiliki kewenangan untuk menindak aparat yang berkeliaran saat jam kerja dan dapat melakukan tindakan administrative sebagaimana diatur dalam PP nomo 6/2010 pasal 6.

Untuk menekan kebiasaan para PNS tersebut, pihaknya juga berharap kepada lembaga legislatif yakni DPRD yang memiliki fungsi kepengawasan.

“DPRD adalah mitra pemerintah yang memiliki fungsi pengawasan, sebaiknya melakukan pemanggilan terhadap kepala Satpol PP untuk mempertanyakan kinerja Satpol PP dalam pelakukan mengawasan Disiplin aparatur negara/daerah (PNS),” harapnya. (taq/wik)

loading...
Click to comment
To Top