Cuaca Ekstrem Hantui Pelaksanaan Wukuf – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Cuaca Ekstrem Hantui Pelaksanaan Wukuf

FAJAR.CO.ID, MEKAH — Cuaca ekstrem masih menghantui pelaksanaan wukuf, Rabu 23 September, hari ini. Senin malam lalu, terjadi angin kencang yang merusak sebagian tenda di Padang Arafah.

Prosesi wukuf hari ini diawali kutbah oleh Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, menjelang zuhur. Lalu dilanjutkan pembacaan doa wukuf. (selengkapnya lihat grafis).

Menag, Lukman Hakim mengimbau kepada jemaah memanfaatkan kesempatan berwukuf di Arafah sebagai momentum melakukan muhasabah atau introspeksi diri.

“Arafah itu tidak hanya tahu dan paham, tapi memahami keberadaan dirinya. Saat Arafah, jemaah diminta untuk wukuf (diam). Maksudnya merenung, introspeksi, terhadap keberadaannya sebagai manusia, sehingga bisa sampai pada pengenalan terhadap Tuhannya setelah dia mampu mengenali dirinya,” tegasnya.

Menurutnya, pengertian puncak haji di Arafah bersumber dari Rasulullah yang mengatakan bahwa haji adalah Arafah. Itu, kata Menag, karena Arafah adalah tingkat tertinggi seseorang yang mampu mengenali dirinya. “Man arafa nafsahu faqad arafa rabbahu. Barang siapa yang telah mampu mengetahui hakikat dirinya maka sesungguhnya dia telah mengenal dan mengetahui hakikat Tuhannya,” jelas Menag.

“Jadi dengan mengenali diri kita sendiri, sebenarnya itu adalah cara bagaimana kita bisa sampai mengenal Tuhan kita,” tambahnya. (jpnn/ars-rif)

Untuk selengkapnya, baca Harian Fajar dan Epaper edisi 23 September 2015

loading...
Click to comment
To Top