Ini Cara Satgas Bekerja Tekan Dwelling Time Tanjung Priuk – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Ini Cara Satgas Bekerja Tekan Dwelling Time Tanjung Priuk

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Satuan Tugas (Satgas) Dwelling Time tak punya waktu panjang mencari formula memangkas lama bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Untuk mengurai benang kusut itu, Satgas bentukan Kemenko Maritim itu menyiapkan langkah ‎strategis guna menekan dwelling time yang sempat membuat marah Presiden Jokowi. Tiga langkah itu, selain mengoptimalkan Cikarang Dry Port (CDP),  kementerian terkait akan menderegulasi peraturan dan terakhir optimalisasi Indonesian National Single Window (INSW).

“Sebanyak 30 peraturan Kementerian Perdagangan, 12 peraturan Kementerian Perindustrian, dan dua peraturan Kepala Badan POM. Peraturan larangan dan pembatasan akan turun 23 persen dari jumlah sebelumnya 51 persen menjadi 28 persen,” beber Ketua Satgas Agung Kuswandono di jumpa pers di Gedung BPPT, Jl. Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (23/9).

Selain itu, akan mengoptimalkan Indonesian National Single Window (INSW) dan akses kereta api dari pelabuhan ke kawasan

“Dengan INSW, importir cukup satu kali memasukkan data. Pengawasan atas izin edar serta post-clearance audit akan disampaikan melalui INSW ke kementerian terkait,” jelas Deputi II Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kemenko Maritim itu.

Sementara pembangunan jalur kereta api ke JICT saat ini sudah ada kesepakatan tertulis antara PT KAI dan Pelindo II. Pembebasan lahan sudah selesai lima bagian dan dua bagian dalam proses.

“Pembangunanjalur rel baru sudah dimulai dan target operasi akhir Februari 2016. Nanti dengan kereta akan jauh lebih mudah,” tandasnya.(hyt/jpg)

loading...
Click to comment
To Top