Ini Pesan Terakhir Bang Buyung ke Mas Tjahjo – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Ini Pesan Terakhir Bang Buyung ke Mas Tjahjo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Innalillahi wa innailaihi rojiun. Indonesia kembali kehilangan sosok putra terbaiknya. Adnan Buyung Nasution yang merupakan salah satu pejuang penegakan keadilan telah berpulang kerahmatullah. Seminggu sebelum meninggal dunia, Bang Buyung –begitu almarhum disapa- sempat bertemu dan berbincang bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Mas Tjahjo –sapaan Mendagri- menceritakan awalnya sekira dua pekan lalu, Bang Buyung melalui telepon dan berkirim surat ke Mas Tjahjo dalam kapasitasnya sebagai Mendagri untuk meminta waktu bertemu. Namun, karena menghargai Bang Buyung sebagai senior, Mas Tjahjo berinisiatif menyambangi rumah Bang Buyung.

“Saya kembali minta waktu bagaimana kalau saya pagi kerumah beliau (Bang Buyung, red). Dijawab beliau melalui sekretarisnya bahwa hari tersebut beliau sedang cuci darah,” kenang Mas Tjahjo.

Karena besar keinginan untuk bertemu dengan Bang Buyung, Mas Tjahjo kemudian mengkonfirmasi lagi untuk menjadwalkan kembali pertemuan. “Dan disepakati sore hari dapat ketemu. Saya kerumah beliau kira-kira pukul 15.00 – 16.30 WIB,” katanya.

Pertemuan tersebut awalnya hanya berdua antara Mas Tjahjo dan Bang Buyung. Sambil minum teh dan menikmati kue dudul diberanda belakang rumah Bang Buyung yang menurut Mas Tjahjo cukup antik dan asri. Penataan interior dan eksterior yang cukup luas.

“Beliau mengawali pembicaraan kalau seharusnya beliaulah yang datang ke kantor Kemendagri. Tapi, saya jawab, Pak Adnan Buyung Nasution senior saya, saya yang harus mendatangi beliau,” tambahnya.

“Saya pribadi kenal beliau karena beliau sahabat baik almarhum Bapak Taufiq Kiemas. Saya selalu ada mendampingi kedua beliau berdiskusi berbagai hal. Almarhum Bapak Adnan Buyung juga masih ingat saat-saat ketemu dengan almarhum Bapak Taufiq Kiemas bersama saya,” sambungnya.

[NEXT-FAJAR]

Selanjutnya, Bang Buyung banyak bercerita soal karirnya selama menjadi pengacara yang sukses. Bang Buyung sebelum menjadi pengacara sempat mengawali karir sebagai seorang jaksa dan sebagai aktifis. Perjalanan karir tersebut membuat Bang Buyung mampu menempatkan diri menjadi salah satu pengacara senior yang luar biasa. “Kemudian beliau sempat mengajak saya berdiskusi soal permasalahan pengacara senior OC Kaligis yang sedang ada permasalahan,” katanya.

Sementara asik berdiskusi, turut bergabung dua orang staf Bang Buyung dan seorang putrinya. Meski dalam keadaan kurang fit, Bang Buyung sebagaimana kebiasaannya waktu sore tetap terlihat bersemangat dan terus memberikan semangat kepada Mas Tjahjo agar terus mengabdi sebanyak-banyaknya untuk kepentingan masyarakat dalam setiap kebijakan sebagai Mendagri.

“Saat berbincang sampai membahas kasus, beliau tetap bersemangat dan sehat-sehat, tidak menunjukkan sakit. Setelah satu jam lebih beliau terima saya, saya berjanji akan mengunjungi beliau kembali. Innalillahi wa innailaihi rojiun dihari yang baik beliau menghadap Sang Maha Pencipta. Selamat jalan Bapak Adnan Buyung Nasution. Kita semua masih mengingat pikiran dan semangat juang beliau dalam setiap pernyataan dan pembelaannya di persidangan,” tutup Mas Tjahjo. (hrm)

loading...
Click to comment
To Top