Panwas: Husain Rasul Tidak Fitnah Hatta Rahman – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Panwas: Husain Rasul Tidak Fitnah Hatta Rahman

FAJAR.CO.ID, MAROS – Penegak hukum terpadu (Gakkumdu) Pilkada Maros memutuskan perkara kampanye hitam yang diduga dilakukan calon bupati Husain Rasul terhadap rivalnya Hatta Rahman. Hasilnya, Husain Rasul dianggap tidak terbukti melakukan pelanggaran kampanye di Dusun Tekolabbua, Desa Borimasunggu Kecamatan Maros Baru pada Jumat 11 September lalu. “Jadi Husain Rasul tidak memenuhi unsur kampanye isi rekaman tersebut. Kami tidak menemukan atribut nomor urut dua dan Husain Rasul tidak berbicara visi misinya. Dalam rekaman itu, kita juga tidak temukan unsur kampanye hitam memfitnah, menghina dan menghasut,” ujar Ketua Panwas Maros, Haruna Yusuf pada wartawan, Rabu 23 September.

Haruna Yusuf menegaskan dalam persoalan itu Husai Rasul tidak mendapatkan sanksi apapun. “Jadi ini kebetulan, Husain Rasul silaturahmi di rumah warga. Jadi laporan itu tak mengeluarkan sanksi apapun,” katanya. Diberitakan sebelumnya, beredar rekaman suara mirip Husain Rasul. Dalam rekaman itu, ada kalimat yang menyindir tentang status tersangka terhadap Hatta Rahman. “Hati-hatiki. Mau kah kita dipimpin oleh orang yang tersangka? itu pertanyaannya. Tetap tidak bisa. Pasti dialai (ditangkap). Tidak mungkin tidak. Makanya bertanya ka lagi merenungki baik-baik. Cepat atau lambat. Ini tadi makna yang saya katakan. Hatta sangat sadar menang pun belum tentu dilantik. Kemunculan nomor 1 untuk menutup apa yang menjadi kelakuan kemarin. Begitu intinya. Makanya hati-hatiki. Saya tidak pernah ragu bicara. Saya bicara fakta. Bukan black campaign, bukan negative campaign. Saya bicara kenyataan. Kita bisa sama-sama berpikir. Kalau kita mau diperlakukan seperti ini, masih mau serba kesusahan, mau uruski KTP na senna to suss  na. Kalau mauki begitu, paksakin oppo sekalipun tidak dilantik. selesai,” kata suara mirip Husain Rasul dalam rekaman tersebut. (rilis)

Click to comment
Makassar

Panwas: Husain Rasul Tidak Fitnah Hatta Rahman

FAJAR.CO.ID, MAROS – Penegak hukum terpadu (Gakkumdu) Pilkada Maros memutuskan perkara kampanye hitam yang diduga dilakukan calon bupati Husain Rasul terhadap rivalnya Hatta Rahman. Hasilnya, Husain Rasul dianggap tidak terbukti melakukan pelanggaran kampanye di Dusun Tekolabbua, Desa Borimasunggu Kecamatan Maros Baru pada Jumat 11 September lalu. “Jadi Husain Rasul tidak memenuhi unsur kampanye isi rekaman tersebut. Kami tidak menemukan atribut nomor urut dua dan Husain Rasul tidak berbicara visi misinya. Dalam rekaman itu, kita juga tidak temukan unsur kampanye hitam memfitnah, menghina dan menghasut,” ujar Ketua Panwas Maros, Haruna Yusuf pada wartawan, Rabu 23 September.

Haruna Yusuf menegaskan dalam persoalan itu Husai Rasul tidak mendapatkan sanksi apapun. “Jadi ini kebetulan, Husain Rasul silaturahmi di rumah warga. Jadi laporan itu tak mengeluarkan sanksi apapun,” katanya. Diberitakan sebelumnya, beredar rekaman suara mirip Husain Rasul. Dalam rekaman itu, ada kalimat yang menyindir tentang status tersangka terhadap Hatta Rahman. “Hati-hatiki. Mau kah kita dipimpin oleh orang yang tersangka? itu pertanyaannya. Tetap tidak bisa. Pasti dialai (ditangkap). Tidak mungkin tidak. Makanya bertanya ka lagi merenungki baik-baik. Cepat atau lambat. Ini tadi makna yang saya katakan. Hatta sangat sadar menang pun belum tentu dilantik. Kemunculan nomor 1 untuk menutup apa yang menjadi kelakuan kemarin. Begitu intinya. Makanya hati-hatiki. Saya tidak pernah ragu bicara. Saya bicara fakta. Bukan black campaign, bukan negative campaign. Saya bicara kenyataan. Kita bisa sama-sama berpikir. Kalau kita mau diperlakukan seperti ini, masih mau serba kesusahan, mau uruski KTP na senna to suss  na. Kalau mauki begitu, paksakin oppo sekalipun tidak dilantik. selesai,” kata suara mirip Husain Rasul dalam rekaman tersebut. (rilis)

Click to comment
To Top