Selewengkan Dana Bos, Dua Kasek di Polman Tersangka – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Selewengkan Dana Bos, Dua Kasek di Polman Tersangka

FAJAR.CO.ID, POLEWALI — Dua kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ditetapkan tersangka dugaan korupsi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Penetapan tersangka, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 032 Kunyi Kecamatan Anreapi, Hj Farida, pada Senin, 21 September, menyusul Kepala Sekolah SDN 001 Polewali, Abdul Fatir, yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu.

Kasus yang menjerat kedua kepala sekolah itu menyangkut dugaan penyalahgunaan dana BOS di sekolahnya masing-masing. Modus yang dijalankan kedua kasek ini, pada dasarnya terjadi pengelembungan laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang dibuat terhadap honor guru.

Kasat Reskrim Polres Polman, Iptu Jeifson Sitorus, menjelaskan Kasek SDN 032, ditetapkan sebagai tersangka usai menerima keterangan saksi, dan mengantongi audit BPKP Sulbar terdapat kerugian negara Rp250 juta. “Modusnya terjadi kekurangan pembayaran intensif honor guru. Berbeda yang diterima dengan pembayaran seharusnya,” ujarnya.

Begitu pun dengan kasus menjerat Kasek SDN 001 Polewali, Abdul Fatir, juga terkait penyalahgunaan dana BOS, apalagi hasil resmi audit kerugian keuangan Negara oleh BPKP Sulbar terdapat kerugian Rp 220 juta. “Kasek SDN 001 Polewali kita sudah tahan sejak sepekan lalu,” ungkapnya.

Kedua kasek itu dijerat pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Subsider Pasal 9 UU Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Korupsi. “Kita rencananya panggil Kasek SDN 032 pada Kamis depan,” katanya. (ham)

Click to comment
Makassar

Selewengkan Dana Bos, Dua Kasek di Polman Tersangka

FAJAR.CO.ID, POLEWALI — Dua kepala sekolah di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) ditetapkan tersangka dugaan korupsi dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Penetapan tersangka, Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 032 Kunyi Kecamatan Anreapi, Hj Farida, pada Senin, 21 September, menyusul Kepala Sekolah SDN 001 Polewali, Abdul Fatir, yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka beberapa waktu lalu.

Kasus yang menjerat kedua kepala sekolah itu menyangkut dugaan penyalahgunaan dana BOS di sekolahnya masing-masing. Modus yang dijalankan kedua kasek ini, pada dasarnya terjadi pengelembungan laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang dibuat terhadap honor guru.

Kasat Reskrim Polres Polman, Iptu Jeifson Sitorus, menjelaskan Kasek SDN 032, ditetapkan sebagai tersangka usai menerima keterangan saksi, dan mengantongi audit BPKP Sulbar terdapat kerugian negara Rp250 juta. “Modusnya terjadi kekurangan pembayaran intensif honor guru. Berbeda yang diterima dengan pembayaran seharusnya,” ujarnya.

Begitu pun dengan kasus menjerat Kasek SDN 001 Polewali, Abdul Fatir, juga terkait penyalahgunaan dana BOS, apalagi hasil resmi audit kerugian keuangan Negara oleh BPKP Sulbar terdapat kerugian Rp 220 juta. “Kasek SDN 001 Polewali kita sudah tahan sejak sepekan lalu,” ungkapnya.

Kedua kasek itu dijerat pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Subsider Pasal 9 UU Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Korupsi. “Kita rencananya panggil Kasek SDN 032 pada Kamis depan,” katanya. (ham)

Click to comment
To Top