Dua Motor Yamaha Tabrakan, Satu Orang Tewas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Dua Motor Yamaha Tabrakan, Satu Orang Tewas

SALATIGA – Dua sepeda motor Yamaha bertabrakan di Jalan Raya Salatiga-Bringin, tepatnya di daerah Pasar Pabelan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang berbatasan dengan Kota Salatiga mengakibatkan satu orang tewas di rumah sakit dan dua orang lagi mengalami luka parah. Peristiwa itu terjadi, Kamis (24/9) pagi. Kini, kedua orang yang mengalami luka parah masih menjalani perawatan di RSUD Salatiga.

Informasi yang dihimpun Rakyat Jateng (Fajar Grup), bahwa korban yang akhirnya tewas di rumah sakit adalah Andrian Affandi (25), warga Popongan, Bringin, Kabupaten Semarang. Dua korban luka parah masing-masing Deni Andri (17) dan Anan (16) keduanya warga Bojang, Bringin, Kabupaten Semarang, yang masih tetangga desa dengan korban tewas.
Kecelakaan tersebut terjadi saat jalan alternatif itu masih sepi dan tidak ada yang mengetahui secara pasti dan jelas akan kronologisnya.
Warga hanya mendengar suara yang keras dan ternyata ada dua motor Yamaha Jupiter dan Yamaha Mio yang bertabrakan serta kedua
motor tergeletak di jalan itu. Bersamaan itu, ada tim dari PMI Kota Salatiga yang sedang melintas di jalan itu langsung memberikan
pertolongan dan mengevakuasi para korban ke RSUD Salatiga.
“Saya pagi itu hanya mendengar suara benturan yang keras, namun setelah mencari asal suara itu ternyata ada dua motor yang sudah
tergeletak dan mesinnya masih hidup. Diduga, kedua pengendara memacu motornya dengan kecepatan tinggi. Didekat motor,
bergelimpangan tiga orang, salah satunya bermandikan darah. Kami langsung menghubungi warga yang lain dan melaporkannya ke
kepolisian,” ujar Suratno (45) warga Pabelan.
Agus, salah seorang petugas di RSUD Salatiga mengatakan, sampai di UGD RSUD Salatiga, Andrian Affandi langsung tewas akibat luka
parah di kepalanya. Sedangkan, Deni dan Anan luka parah di tangan dan patah tulang di bagian kakinya.
“Saat sampai di UGD RSUD Salatiga kondisi korban Andrian mengalami kritis dan tidak lama langsung meninggal dunia. Untuk dua
orang lagi mengalami luka parah pada tangan serta patah tulang kakinya. Hingga kini kedua orang masih menjalani perawatan di RSUD
Salatiga, sedangkan korban tewas Adrian siang ini diambil keluarganya untuk dibawa pulang dan dimakamkan di desanya,” terang Agus.
(hes)

To Top