Iduladha, Benda Pusaka Kerajaan Gowa Dicuci – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Iduladha, Benda Pusaka Kerajaan Gowa Dicuci

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Gowa, dikeluarkan untuk dicuci bersamaan Hari Raya Iduladha 1436 H, Kamis, 24 September. Setiap tahun, benda-benda pusaka tersebut diperlihatkan kepada publik dalam acara Accera Kalompoang.

Jika pada zaman dahulu kegiatan dilakukan langsung oleh keluarga kerajaan, kini ‎upacara adat tersebut diambil alih ole Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gowa. Accera Kalompoang dipusatkan Istana Balla Lompoa, usai pelaksanaan salat id.

Di antara benda-benda pusaka yang dicuci dan dibersihkan yakni salokoa (mahkota) yang terbuat dari emas murni bertakhtahkan berlian dan permata sebanyak 250 butir dan berat 1.768 gram, sudanga atau senjata sakti sejenis kalewang atau sonri, ponto janga-jangaya, kolara atau rante kalompoang (rantai kebesaran), tataparang atau sejenis keris emas dan benda-benda pusaka lainnya.

Karteker Bupati Gowa, Sidik Salam, juga hadir dalam upacara adat tersebut. Ini merupakan kali pertama baginya menghadiri dan menyaksikan langsung acara pencucian benda-benda pusaka peninggalan Kerajaan Gowa. Ia menilai, tradisi Accera Kalompoang sarat dengan makna.

“Melalui penelusuran terhadap jejak masa silam, kita akan menemukan wilayah Gowa sebagai daerah kerajaan besar di nusantara yang memiliki karakteristik, nilai-nilai budaya dan keagamaan, khususnya agama Islam,” katanya.

Diharapkan, kata dia, Accera Kalompoang dapat memberikan kegairahan, harapan, dan kerinduan baru terhadap tatanan masyarakat yang lebih baik dalam kehidupan saat ini dan masa akan datang. Selain Sidik, Accera Kalompoang juga dihadiri para muspida, serta ribuan masyarakat yang ingin melihat langsung peninggalan sejarah. (zuk)

loading...
Click to comment
To Top