Lagi, Pengendara Ojek Online Dianiaya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Lagi, Pengendara Ojek Online Dianiaya

BANDUNG – Wakapolrestabes Bandung AKBP Gatot S menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan keistimewaan terhadap pengendara GoJek di kota Bandung dalam hal pengamanan. Dipastikan, polisi bekerja secara profesional, tidak melihat latar belakangan korban.

“Setelah ada kejadian kemarin pun yang ada anggota GoJek dipukul oleh pihak yang kontra dengan kehadirannya, kami tidak memberika perhatian khusus, semua kami sama ratakan. Apabila melapor kami tangani, apabila diminta pertolongan yah kami tolong,” kata Gatot kepada wartawan di Mapolrestabes Bandung seperti dikutib Radar Bandung (Jawa Pos Group).

Namun demikkian, lanjutnya, pihaknnya akan berusaha meredam potensi-potensi konflik di masyarakat terkait kehadiran GoJek ini. Gatot pun telah menugaskan jajaran anggota babinkamtibmas untuk memberikan pengarahan terhadap ojek-ojek di kota Bandung, untuk tidak mengitimidasi kehadiran pengendara GoJek.

“Kita sudah memberikan arahan kepada anggota Babinkamtibmas, untuk memberikan arahan kepada masyarakat yang kontra dengan kehadiran GoJek ini. Salah satu contoh seperti yang kita ketahui ada beberapa tulisan-tulisan spanduk di beberapa titik kota Bandung, kita minta anggota Babinkamtibmas untuk memberikan pengertian, dan menyarakan untuk menurunkan spanduk-spanduk tersebut,” kata Gatot.

Selain memberikan arahan terhadap anggota, Gatot pun meminta kepada masyarakat yang pro dan kontra terhadap kehadiran GoJek ini untuk saling mengerti satu sama lainnya.

“Mereka itu kan sama-sama cari rezeki, gak bisa itu dilarang. Jadi kami minta sekali lagi untuk saling menghormati satu sama lainnya,” kata Gatot.

Sementara itu Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP M. Ngajib mengatakan pihaknya sampai saat ini masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi kasus pemukulan salah satu pengendara GoJek di kawasan Bandara Husein Bandung beberapa waktu lalu.

“Kita masih periksa saksi-saksi, namun identitas yang memukul korban sudah kita kantongi,” kata Ngajib.

Seperti diketahui, salah satu pengemudi GoJek, Joko (20) menjadi korban pemukulan yang diduga merupakan orang-orang yang kontra terhadap kehadiran GoJek ini. Atas kejadian tersebut, Joko mengalami luka lebam di wajahnya. Kasus ini pun telah di tangani Polsek Cicendo. (sar/sam/jpnn)


Click to comment
To Top