Pasca Insiden Mina, Ini Imbauan untuk Jemaah Haji asal Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Nasional

Pasca Insiden Mina, Ini Imbauan untuk Jemaah Haji asal Indonesia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jemaah haji Indonesia yang kini sedang berada di Mina diimbau untuk melontar jumrah pada jadwal yang sudah disampaikan petugas. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi sudah menyampaikan jadwal melontar jumrah kepada ketua kloter, ketua rombongan, dan ketua regu, yakni pada sore hari selepas Ashar hingga menjelang Maghrib.

“‎Saya selaku Amirul Haj mengimbau jemaah menaati jadwal (melontar jumrah), yaitu pada pagi setelah subuh atau sore mendekati Maghrib,” kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Jumat (25/9).

Selain bertujuan untuk pengaturan arus, waktu-waktu melempar jumrah yang disediakan juga sudah mempertimbangkan aspek suhu panas udara di Minas. Dengan begitu, jemaah bisa terhindar dari desak-desakan.

Lukman mengatakan, korban insiden jemaah yang berdesak-desakan di Jalan Arab 204 terjadi di luar jadwal melontar jumrah jemaah haji Tanah Air. Insiden itu juga berada di luar jalur yang seharusnya dilalui jemaah haji Indonesia ke lokasi melempar jumrah.

Adanya insiden maut di jalur jemaah haji Mesir dan negara-negara Afrika lainnya, sambung Lukman, hendaknya menjadi pelajaran agar jamaah tidak tergesa-gesa menjalani salah satu ritual wajib haji tersebut. Apalagi, jalur 204 bukanlah jalur resmi jemaah haji Indonesia.

“Jadi mungkin saja mereka tersesat atau terbawa arus kuat ke satu titik, sehingga tidak tahu arah dan masuk ke jalur yang bukan semestinya,” ujar Lukman.

Usai insiden, PPIH Arab Saudi kini menempatkan petugas-petugas di simpul-simpul persimpangan jalan menuju jamarat. Petugas akan memandu arah jalan jemaah agar tidak terbawa atau tersesat ke jalur yang bukan diperuntukkan bagi jemaah Indonesia.

Sesuai data resmi yang ada di tangan PPIH Arab Saudi, hingga Kamis malam ada tiga jemaah asal Indonesia yang wafat dalam insiden maut di Mina. “Jadi masyarakat tidak perlu resah, pada saatnya nanti kalau kita dapat informasi lain akan diupdate. Mudah-mudahan hanya tiga ini dan tidak ada tambahan lagi,” ungkap Lukman. (gil/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top