88 Tutor Jalani Pelatihan PNFI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

88 Tutor Jalani Pelatihan PNFI

FAJAR.CO.ID, MALILI — Upaya peningkatan kompetensi dan ilmu pengetahuan serta peningkatan pelaksanaan tugas tugas tambahan yang relevan dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), Sebanyak 88 orang yang terdiri dari pengelola, penyelenggara dan tutor dibekali pelatihan pemberdayaan Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI), Senin 28 September.

Kegiatan yang digelar Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dikbudparmudora) dipusatkan di SMA Negeri 2 Malili dibuka Staf Ahli Pembangunan Labesse.

Dalam laporannya Kepala Bidang Pendidikan Menengah, Luar Sekolah dan Luar Biasa Dinas Dikbudparmudora Raoda K mengatakan bahwa sasaran dari kegiatan ini yakni untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran unsur penunjang lain di kelompok belajar masing masing PKBM. Kegiatan yang berlangsung tiga hari, 28 – 30 September 2015 dengan nara sumber Kepala Bidang PNFI Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan H. Jamal Abdi.

Sementara Staf Ahli Pembangunan Labesse dalam sambutan tertulisnya mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dituntut agar terus melakukan upaya upaya untuk meningkatkan kompetensi dalam memfasilitasi pembelajaran pendidikan keaksaraan berdasarkan kecakapan keaksaraan yang miliki warga belajar yang efektif.

Proses belajar yang baik akan terwujud, jika pengelola penyelenggara dan tutor memiliki pengetahuan terhadap tata cara penyusunan perangkat perangkat pembelajaran berdasarkan kebutuhan para warga belajar sesuai standar kurikulum.

Menurutnya menyelenggarakan pendidikan keaksaraan bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, para pengelola, penyelenggara dan tutor diberi pelatihan  untuk dibekali bagaimana melakukan perencanaan pembelajaran keaksaraan, menyusun bahan ajar, metode mengajar, dan materi yang lain yang dianggap relevan dengan tugas saudara.

“Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan untuk  meningkatkan kompetensinya khususnya dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai tenaga pendidik,” harap Labesse. (shd/wik)

loading...
Click to comment
To Top