Bank Daerah dan BUMD di Salatiga Dapat Suntikan Rp14,2 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Bank Daerah dan BUMD di Salatiga Dapat Suntikan Rp14,2 Miliar

SALATIGA – Sejumlah bank milik daerah dan badan usaha milik daerah (BUMD) bakal menerima penyertaan modal yang dilakukan Pemkot Salatiga, Jawa Tengah. Jumlah keseluruhannya mencapai Rp14,2 miliar.

Penyertaan modal ini telah disetujui DPRD Kota Salatiga bahkan telah pula disahkan dalam APBD Perubahan Kota Salatiga tahun 2015 ini. Demikian dikatakan Budi Santoso SE MM, Ketua Komisi B DPRD Kota Salatiga kepada Rakyat Jateng (Fajar Grup), di gedung dewan, Selasa (29/9).

“Penyertaan modal itu dengan rincian untuk tambahan modal ke Bank Jateng Cabang Salatiga sebesar Rp10 miliar, PD BPR Bank Salatiga Rp2,5 miliar, PDAM Kota Salatiga Rp1,5 miliar serta untuk pada Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) sebesar Rp200 juta. Penyertaan modal ini harus dilakukan dengan tujuan untuk memperkuat ekonomi daerah,” terang politisi PKS.
Selain itu, terkait dengan pengembangan UMKM di Kota Salatiga, juga mendapat perhatian dari sejumlah lembaga perbankan daerah. Misalkan saja, data dari Bank Jateng Cabang Salatiga bahwa uang yang telah disalurkan untuk pemberian/penambahan modal usaha ke UMKM mencapai Rp43 miliar.
“Khususnya untuk penambahan modal ke PDAU yang kami setujui sebesar Rp 200 juta, hal ini karena usaha di PDAU hingga kini masih dalam tahap pemantauan. Jika dalam perjalanannya hasilnya baik, maka penyertaan modal akan bisa ditambah,” katanya.
Sementara, Bambang Riantoko, anggota Komisi A DPRD Kota Salatiga mengungkapkan, bahwa dengan penyertaan modal baru ini diharapkan kinerja bank dan perbankan milik Pemkot Salatiga maupun yang lainnya harus bisa lebih berkembang dan tentunya akan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Dengan adanya penambahan modal tersebut, harus lebih berkembang dan terpanting akan dapat meningkatkan PAD,” tandas Bambang Riantoko, politisi Partai Nasdem. (hes)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top