Buruh Geruduk DPRD Kota Semarang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Buruh Geruduk DPRD Kota Semarang

SEMARANG – Puluhan perwakilan serikat buruh se-Kota Semarang siang tadi, Selasa (29/9) mendatangi gedung DPRD Kota Semarang. Mereka menggeruduk gedung wakil rakya titu untuk melaporkan tahapan pengupahan yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

Kedatangan mereka diterima Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Laser Narindro dan beberapa anggota komisi di ruang sidang Komisi D.
Pimpinan rombongan serikat pekerja, Heru Budi Utoyo mengatakan bahwa ada dugaan inkonsistensi yang dilakukan unsur pemerintah. Beberapa data hasil survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ditulis lebih rendah dari hasil survei senyatanya.
“Laporan dari unsur pekerja bahwa angka tersebut ditulis pada rekapitulasi lebih rendah, untuk itu kami melampirkan salinan kuisioner kepada dewan”, papar Heru yang juga Ketua Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Kota Semarang.
Hasil survei asli sebagaimana salinan kuisioner September unsur pekerja Rp. 1.916.743. Sementara itu, informasi dari serikat pekerja, dari unsur Apindo Rp1.692.151,93 sedangkan dari unsur pemerintah Rp1.786.168,61.
Sebagaimana tahun sebelumnya, hasil survei KHL tahun 2015 yang berakhir bulan September menjadi acuan untuk memunculkan prediksi angka KHL Desember dimana unsur pekerja menggunakan kenaikan rata-rata sehingga muncul angka Rp2.264.359,23. Sedang dari pengusaha menggunakan year on year (y-o-y) dengan prediksi angka KHL Desember Rp1.765.814,78. Sementara itu unsur pemerintah yang menguasai separuh kursi di Dewan Pengupahan justru belum memunculkan prediksi angka KHL Desember.
Menanggapi laporan unsur buruh tersebut, Laser mengemukakan keterbatasan informasi yang seharusnya disampaikan oleh Disnaker.
“Jangankan kawan-kawan, kami sendiri yang di legislatif juga tidak mendapatkan informasi apa pun soal tahapan pengupahan,” ujar Laser. (dhs)

loading...
Click to comment
To Top