Pengasuh PA Raodah: Karmila Sosok Rajin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Pengasuh PA Raodah: Karmila Sosok Rajin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Kematian Karmila, 17 tahun setelah dihabisi Wahyudi menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan sahabat. Cewek itu dikenal rajin selama ini inggal di Panti Asuhan Raodah, Yayasan Muhammad Wahid Alansur, Jl Mamoa V Lorong 3 B sejak 2010 lalu. Kedua orangtuanya, Makkulau dan Bangkala sudah tiada. “Karmila dikenal sebagai sosok yang baik. Dia selalu pergi ke pasar berbelanja sayur untuk panti setiap hari,” ujar Nurrahmadani, pengurus Panti Asuhan Raodah, Selasa 29 September.

Karmila selalu menjadi kakak bagi adik-adiknya di panti. Hampir semua kebutuhan panti, dirus Karmila. “Kami sangat kehilangan. Padahal Minggu malam sekira pukul 20.00 Wita, Karmila sempat mengantarkan nasi ke saya,” kisah Nurrahmandani.

Pemilik Yayasan Muhammad Wahid Alansur, Alauddin mengaku sangat kehilangan atas kematian Karmila. Di matanya, Karmila merupakan sosok yang sangat rajin dan selalu menjadi kakak bagi adik-adiknya di Panti Asuhan Raodah. “Beliau anak yang baik. Sangat rajin selama ini. Saya sudah lima tahun bersama mereka, saya yang urus,” katanya.

Alauddin mengisahkan, pascaorangtua Karmila meninggal dunia di Dusun Bulo-bulo Desa Pencong, Kecamatan Biringbulu, Gowa, perempuan ini meninggalkan kampung halamannya dan tinggal di Panti Asuhan Raodah. Di Makassar, Karmila melanjutkan pendidikan di MTs Rabiatul Adawiyah Tabariah Makassar. Usai lulus, Karmila melanjutkan ke SMK Gunungsari I, jurusan teknik komputer dan jaringan (TKJ). “Kami sangat kaget mendengar Karmila meninggal. Kami tahu setelah media memberitakan ada mayat berkalung ‘Karmila’. Adiknya, Mirsa Jaya pun tahu kalau itu kakaknya,” tutur Alauddin. (jai)

Click to comment
To Top