Wao, Nelayan Mulai Panen Ubur-ubur – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Wao, Nelayan Mulai Panen Ubur-ubur

CILACAP, RAJA – Nelayan di pesisir selatan Kabupaten Cilacap panen ubur-ubur –sejenis binatang laut yang termasuk dalam kelas Scyphozoa– yang banyak bermunculan di perairan selatan Jawa Tengah sejak dua pekan terakhir.

“Setiap kali melaut dengan perahu jukung ‘fiberglass’, kami mampu memperoleh ubur-ubur sebanyak 1-1,5 ton,” kata salah seorang nelayan, Saman (50) di Lengkong, Kecamatan Cilacap Utara, Cilacap, Selasa.

Menurut dia, ubur-ubur tersebut selanjutnya dijual ke pengepul dengan harga Rp700 rupiah per kilogram sehingga jika pendapatan kotor yang diperoleh bisa mencapai kisaran Rp700.000 hingga Rp1.050.000.

Ia mengatakan bahwa hasil penjualan ubur-ubur dipotong untuk biaya bahan bakar minyak serta makan dan sisanya dibagi dua. “Satu perahu berawak dua nelayan sehingga setelah dipotong biaya operasional, hasilnya dibagi dua. Sedikitnya, saya bisa mendapat uang Rp200.000 setelah dibagi rata dengan teman,” jelasnya.

Salah seorang nelayan di Pelabuhan Perikanan Samudra Cilacap (PPSC), Sanbawor (55) mengatakan bahwa nelayan asal Cilacap berlomba-lomba untuk mendapatkan ubur-ubur sebanyak mungkin karena lokasi binatang laut yang dikenal dengan sebutan “jelly fish” itu dapat ditempuh sekitar tiga jam perjalanan, yakni di sekitar perairan selatan Cilacap hingga Kebumen. “Kami jual ubur-ubur itu ke pengepul yang membuka lapak di PPSC, Kaliyasa, Lengkong, Kemiren, maupun Pandanarang,” katanya. (in)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top