Pelantikan Politikus Jadi Direksi Perusda Digugat ACC ke PTUN – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Pelantikan Politikus Jadi Direksi Perusda Digugat ACC ke PTUN

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pelantikan tiga direksi perusda beberapa hari lalu berbuntut panjang. Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi mempersiapkan gugatan terhadap Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto ke Pengadilan Tinggi Usaha Negara (PTUN) yang dianggap telah melabrak aturan.

Langkah hukum diambil penggiat antikorupsi itu setelah menilai Wali Kota Makassar  melantik tiga politikus sebagai direksi perusahaan pelat merah sarat kepentingan politis. “Secepatnya kami serahkan ke PTUN. Sekarang kami masih merampungkan pokok materi gugatannya,” ujar Koordinator Bidang Data dan Riset ACC Sulawesi, Wiwin Suwandidi Makassar, Kamis 1 Oktober.

Menurut Wiwin, seorang politisi memimpin perusda memiliki potensi konflik kepentingan. Ada tiga poin menjadi alasan melakukan gugatan. “Kami yakin gugatan kami akan diterima karena hal itu sangat bertentangan dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Pada Jumat lalu, tiga politikus dilantik mantan calon legislatif (caleg) DPRD Kota Makassar 2014, Muhammad Irianto Ahmad menjadi Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya. Irianto yang juga mantan anggota DPRD Makassar 2009-2014 dapil Manggala dan Panakkukang diumumkan sebagai Dirut pada Selasa 22  September melalui Sekkot Makassar yang juga Ketua Pansel Penjaringan Direksi lelang perusda Makassar, Ibrahim Saleh.

Terakhir, Haris Yasin Limoo menjadi Dirut PDAM Makassarr. Bahkan saat ini Haris YL menjabat Ketua Harian Partai Golkar Makassar. Terakhir Jafri Timbo menjadi direksi PD Parkir Makassar. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top