Nakal! Sudah Dinonaktifkan, Tapi di Sultra Kampus Ini Masih Beroperasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Nakal! Sudah Dinonaktifkan, Tapi di Sultra Kampus Ini Masih Beroperasi

FAJAR.CO.ID, KENDARI – Dirjen Dikti Kemenristekdikti telah mengumumkan nama-nama kampus yang telah dinonaktifkan. Meski sudah dipastikan statusnya non aktif, ternyata masih ada kampus yang beroperasi. Beberapa diantaranya adalah Sekolah Tinggi Teknik (STT) Mekongga, Kabupaten Kolaka, Akademi Pariwisata (Akpar) Kendari, dan Akademi Bahasa Asing (ABA) Barakati.

Kampus itu berstatus nonaktif pada Pangkalan Data Perguruan Tinggi (PDPT) Dirjen Dikti Kemenristekdikti. Namun, perguruan tinggi yang hanya membuka program Teknik Mesin dan Teknik Sipil terus melanjutkan perkuliahan dengan Mahasiswa sebanyak 171 orang dan dosen tetap 8 orang.

Ketua STT Mekongga, Isye Aryani Mursalim, ST., M.Si., mengungkapkan, penyelenggaraan pendidikan masih tetap berjalan. Ia membantah jika perguruan tingginya dibekukan oleh Kemenristekdikti melalui Kopertis Wilayah IX Sulawesi.

Namun, Isye Aryani Mursalim tidak menampik bahwa status perguruan tingginya saat ini sedang dinonaktifkan statusnya pada PDPT Dirjen Dikti Kemenristekdikti.

“Status nonaktif pada PDPT Dikti karena ada keterlambatan penginputan pelaporan PTS kami. Itu karena masalah teknis. Selain itu, karena kami masih kekurangan dosen S2. Tapi saat ini, ada beberapa dosen kami yang sedang merampungkan pendidikan S2nya,” terang Isye Aryani Mursalim kepada Kendari Pos (grup JPNN), Jumat (2/10) malam.

Saat ini, lanjut Ketua STT Mekongga itu, sedang berusaha membenahi pelaporan ke PDPT. “Jadi STT Mekongga tidak dibekukan. Kami hanya status nonaktif pada PDPT, tapi penyelenggaraan pendidikan masih tetap berlangsung. Kami memiliki gedung sendiri yang berlokasi di Jalan Landak, Lalomba Kabupaten Kolaka. Saat ini, kami sedang proses pengaktifan kembali pada PDPT,” jelasnya.

Selain STT Mekongga, Akademi Pariwisata (Akpar) Kendari dan Akademi Bahasa Asing (ABA) Barakati masih status nonaktif. Akpar Kendari membuka 2 program studi diploma tiga (D3) yakni perhotelan dan Usaha perjalanan wisata. Jumlah mahasiswanya sebanyak 33 orang namun dosen tetapnya tercatat hanya 1 orang. (dkk/jpnn)

Click to comment
To Top