PDIP Diminta Jangan Terus Bohongi Rakyat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

PDIP Diminta Jangan Terus Bohongi Rakyat

FAJAR.CO.ID, JAKARTA Kondisi negera saat ini terbilang memprihatinkan. Betapa tidak, di tengah morat-maritnya ekonomi nasional, parpol pengusung pemerintah yakni PDI Perjuangan justru meminta masyarakat tidak perlu khawatir soal pelemahan rupiah terhadap dolar AS.

“Ini seperti orang yang lagi mimpi di siang bolong kalau krisis ekonomi yang saat ini terjadi tidak berpengaruh pada rakyat kecil atau wong cilik atau mungkin PDIP sudah tidak jadi partainya wong cilik lagi ya  karena sudah budeg dan tidak punya lagi sense of economy crisis,” ujar Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Poyuono dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10).

Kritikan Arief ini menanggapi pernyataan Bendahara Umum PDIP, Olly Dondokambey saat peluncuran bukunya di gedung DPR, Jakarta, kemarin (Jumat, 2/10). Dalam kesempatan itu, Olly meyakinkan bahwa anjloknya nilai mata uang rupiah tidak akan menyentuh masyarakat kecil, hanya pengusaha. Saat ini, kata Olly, daya beli masyarakat masih cukup tinggi.

Arief pun menekankan, krisis ekonomi sekarang ini berbeda dengan krisis tahun 1998. Krisis ekonomi saat ini dinilainya lebih parah karena berdampak terhadap semua lapisan masyarakat mulai dari konglomerat hingga masyarakat kecil.

Konglomerat sudah banyak perusahaannya yang default untuk membayar utang di bank baik dalam negeri maupun luar negeri. Sementara masyarakat menengah, penghasilannya sudah tidak dapat disisihkan untuk tabungan serta banyak menunggak pembayaran kartu kredit dan kredit konsumen lainnnya seperti cicilan mobil, rumah atau apartemen mewah.

Sedangkan untuk masyarakat kecil atau wong cilik yang bekerja di sektor formal, sudah banyak yang di-PHK dan dirumahkan mencapai 470 ribu pekerja. Belum dampaknya terhadap masyarakat kecil yang berwirasawta atau bekerja di sektor informal yang terpaksa harus menutup usahanya.

Dengan kondisi serba sulit seperti ini, menurut Arief, pernyataan Olly jelas-jelas kontradiksi dan menunjukkan PDIP tidak peduli wong cilik yang sudah makin terhimpit kehidupan ekonominya.

“Tolong PDIP jujur dong jangan bohongi rakyat, dolar sudah makin perkasa terhadap rupiah dan ekspor komoditi makin nyunsep serta impor bahan pangan makin gila-gilaan serta menurunnya impor bahan baku industri kok dibilang tidak pengaruh. Bohong besar itu kalau daya beli masyarakat kecil masih kuat,” ujarnya. (wid/rmol)

loading...
Click to comment
To Top