Empat PTS di Jateng Ditutup – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Empat PTS di Jateng Ditutup

SEMARANG – Menindaklanjuti langkah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) yang menonaktifkan 243 kampus Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia, Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VI Jateng langsung menerjunkan dua tim untuk menelusuri keberadaan kampus yang ditutup.

Tim diterjunkan untuk mencari data tentang Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Tengah yang dinonaktifkan oleh Kemeristek Dikti.
Di Jawa Tengah sendiri terdapat empat PTS yang dinonaktifkan. Namun hanya dua yang akan ditelusuri oleh tim, yang diutus Kopertis. Empat PTS yang ditutup diantaranya adalah Politeknik Surakarta, Politeknik Jawa Dwipa Semarang, AMIK PGRI Kebumen, dan STIE Muhammadyah Cilacap.
Yang menjadi pertanyaan, setelah ditutup, bagaimana nasib para mahasiswanya? Pihak Kemenristek menjamin, para mahasiswanya akan dipindahkan ke perguruan tinggi lain.
“Dua PTS tersebut yang di Surakarta dan Semarang sudah dipastikan tutup secara resmi. Tapi yang di Kebumen dan Cilacap belum ada dan baru tahu penutupannya dari Kemenristek Dikti. Kami terjunkan tim untuk mencocokkan data. Tim langsung terjun hari ini (kemarin, red),” kata Prof DYP Sugiharto, Koordinator Kopertis Wilayah IV Jateng, Jumat (2/10).
Satu tim sedianya akan mengkonfirmasi ke pihak PTS sedangkan satu tim lagi untuk mengkonfirmasi ke Kemenristek Dikti.
“Kopertis ingin tahu faktor apa yang membuat PTS tersebut tutup, kami ingin tahu,” imbuhnya.
Hal itu juga dilakukan karena ia juga belum mengetahui faktor apa yang membuat dua PTS yang sepengetahuannya masih aktif itu dinonaktifkan.
“Kan ada 12 faktor itu untuk menonaktifkan PTS, nah itu kami cek ke Kemenristek dikti, dugaan saya karena sepertinya di dua PTS itu masih ada dosen lulusan S1, tapi karena juga dugaan kami utus pula tim untuk mengecek ke lapangan langsung,” ujarnya. (enc)

To Top