Harga Beras di Temanggung Naik Tajam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Harga Beras di Temanggung Naik Tajam

TEMANGGUNG – Memasuki bulan Oktober ini harga beras di Kabupaten Temanggung naik tajam hingga di atas Rp10.000 atau ada kenaikan Rp500 hingga Rp1.000 per kilonya. Kenaikan harga beras ini dipicu minimnya pasokan beras ke pedagang.

Salah seorang pedagang beras di Pasar Kliwon Temanggung, Hartono (45), yang ditemui Sabtu (2/10) mengungkapkan harga beras di pasaran mulai merangkak naik sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Beras kualitas sedang seperti IR 64, yang semula di kisaran harga Rp9500 per kilonya kini naik di atas Rp10.000, sementara kualitas super mencapai Rp11.000 dari semula Rp10.000
“Pasokannya mulai langka. Saya terpaksa mendatangkan dari daerah luar. Kalaupun dapat jumlahnya tidak terlalu banyak, kemungkinan ini karena musim kering jadi banyak yang gagal panen,” ungkapnya.
Halnya yang sama juga dialami oleh Antok (35) seorang pengelola penggilingan padi di Kecamatan Temanggung mengaku usaha penggilingan padinya tidak beroperasi selama sepekan karena dirinya tidak mendapatkan gabah. Di sekitar Temanggung, pasokan gabah kosong karena sebagian besar lahan pertanian masih digunakan untuk menanam tembakau.
“Bulan lalu saya masih mendapat pasokan dari daerah Magelang dan Yogyakarta sekitar dua kuintal per minggu. Tapi sekarang makin sulit mendapat gabah karena banyak daerah kekeringan, sehingga petani mungkin tidak memanen padi,” kata dia.
Naiknya harga beras mulai dikeluhkan oleh sejumlah warga. Devi (38) warga Kandangan ini misalnya, mengaku kenaikan harga beras membuat beban ekonomi semakin bertambah.
“Beras kan harus ada, makanan pokok. Kalau harga naik terus jadi beban keluarga kami terus bertambah. Harusnya pemerintah bisa mengendalikan harga beras, agar bisa lebih murah,” katanya. (din)

Click to comment
To Top