ISFARMASI Kampanye Peduli Lingkungan dan Hidup Sehat di Sidogemah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

ISFARMASI Kampanye Peduli Lingkungan dan Hidup Sehat di Sidogemah

DEMAK – Banyaknya permasalahan di daerah pesisir Sayung yang bersumber efek dari abrasi berkepanjangan, khususnya penyakit kulit dan sengatan nyamuk membuat Ikatanan Senat Mahasiswa Farmasi (ISFARMASI) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta tergerak menggelar kegiatan aksi sosial ispiratif di Desa Sidogemah, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Sabtu (3/10).

Menurut panitia pelaksana, kegiatan tersebut meliputi penanaman ribuan bibit tanaman bakau di lahan abrasi, kampanye informasi obat sekaligus penyuluhan, cek tekanan darah serta asam urat, membagi vitamin C, dan melatih apoteker kecil dengan melibatkan siswa SD setempat.
“Kegiatan aksi sosial inspiratif ini kami lakukan secara door to door atau dari rumah ke rumah warga Desa Sidogemah, meliputi diantaranya membagi vitamin C, mengampanyekan informasi obat sekaligus penyuluhan, mengecek tekanan darah serta asam urat dan mengajak siswa SD untuk menjadi apoteker kecil,” kata Ketua Koordinator Ismafarsi Jateng dan DIY Johanrig kepada harian Rakyat Jateng, Sabtu (3/10).
Disisi lain kedatangan ISMAFARSI di Desa Sidogemah, Johanrig yang juga mahasiswa Fak. Farmasi Unissula Semarang itu menjelaskan bahwa aksi sosial inspiratif ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang setiap harinya berkawan dengan air rob laut. Karena, kata Johanrig, pada umumnya lingkungan untuk saat ini banyak yang sudah terkontaminasi limbah-limbah yang menimbulkan bakteri berbahaya. Jika hal itu sudah mengena pada kulit dan untuk jangka panjangnya merasuk ke organ tubuh pada jantung, bisa menyebabkan kematian.
“Apalagi wilayah daerah pesisir di Sayung ini kalau tidak ada yang peduli terhadap lingkungan, selain lingkungannya tidak bersih, juga masyarakatnya akan dilanda penyakit,” jelas Johanrig.
Selain itu aksi ini merupakan bagian dari aplikasi tri dharma perguruan tinggi yakni pengabdian masyarakat serta bertujuan untuk menanamkan dan sekaligus melatih profesionalitas sejak dini kepada anggota Ismafarmasi. “Agar nantinya setelah lulus dari Perguruan Tinggi untuk terjun ke masyarakat biar sudah terbiasa,” katanya.
Sedangkan Latifah Fatoni seorang tokoh masyarakat Sidogemah menuturkan, kondisi yang sebenarnya di wilayah desanya dan sekitar memang sudah memperihatinkan. Apalagi dengan adanya abrasi berkepanjangan menjadikan warga banyak sering sakit-sakitan, mengeluh dengan daerahnya yang setiap hari semakin lama semakin menurun kondisi tanahnya, juga menurun sumber ekonomi masyarakat.
Dengan adanya gerakan dari mahasiswa civitas akademika, Latifah yang juga anggota DPRD Demak dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan itu mengapresiasi langkah nyata yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Demak.
“Kami sangat apresiasi langkah yang diambil oleh adik adik mahasiswa, meski dari Universitas luar Kabupaten Demak, mereka sangat peduli terhadap warga Kota Wali, Semoga ini menjadi motovasi bagi para stakeholder di wilayah sendiri,” tuturnya.
Sementara Pj Kepala Desa Sidogemah Sumantri mengaku banyak mendapat keluhan dari Masyarakat akibat lingkungan yang hampir 75% terlalap abrasi berkepanjangan, pihaknya mengharapkan kepada Pemerintah Pusat untuk segera menanggulangi bencana yang menimpa Kecamatan Sayung bagian Utara, diantaranya Desa Sidogemah, Bedono, Timbulsloko dan Sriwulan.
“Kami mengharapkan sekali ada tindakan nyata untuk menanggulangi bencana yang melanda di Desa kami dan sekitarnya, kalau masalah ini tidak teratasi, bagaimana nasib warga kami,” ungkap Sumantri.
Berdasarkan pantauan Rakyat Jateng (Grup Fajar), wilayah Desa Sidogemah merupakan salah satu desa di kecamatan yang juga tergerus erosi akibat abrasi berkepanjangan. Sehingga masyarakat di desa tersebut selain mata pencahariannya lumpuh, juga banyak infrastruktur jalan yang mengalami rusak parah. Bahkan jalur penghubung antar dukuh maupun desa saat ini putus. (fiz)

loading...
Click to comment
To Top