Bayi Kembar Terlilit Biaya RSUD Polewali – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Bayi Kembar Terlilit Biaya RSUD Polewali

FAJAR.CO.ID, POLEWALI – Nasib bayi Nurbiah, perempuan terlahir kembar masih jalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Polewali. Hanya saja, keluarga Nurbiah tak tahu arah harus mengadu untuk meringankan biayanya.

Pemerintah Kabupaten Polman, justru menyalahkan keluarga Nurbiah, yang tak mengurus BPJS Kesehatan sebelumnya. Apalagi Nurbiah, Warga Dusun Ulubawang Desa Patampanua, Kecamatan Matakali, Polman, selama satu tahun pernah pindah ke Kalimantan, dan baru beberapa bulan pulang ke kampung halamannya.

Itu yang dipersoalkan pemerintah. Nurbiah tak melapor mengurus BPJS Kesehatan. Hingga, akhirnya melahirkan anak kembar perempuan pada Kamis 1 Oktober di pustu Desa Patampanua, Kecamatan Matakali. Kondisi bayi kembar lahir dengan berat 1,6 kg jauh di bawah normal harus berat bayi 2,6 kg. Kedua bayi mungil itu saat ini masih diberi perawatan di incubator RSUD Polewali.

Ayah Nurbiah, Adam mengadu ke Pemerintah Kabupaten Polman lewat Asisten I, Amujib meminta keringanan perawatannya diringankan rumah sakit. “Saya tidak tahu lagi ini pak, mau bayar pakai apa. Saran dari rumah sakit urus BPJS, tapi kata asisten sulit karena bukan warga di sini,” tuturnya.

Soal biayanya, Adam mengaku tak punya cukup pendapatan dari buruh kasar. “Saya hanya buruh kasar, makan saja sulit. Apalagi, biaya rumah sakit cukup mahal mesti bayar Rp1 juta untuk biaya perawatan tiap hari, Saya minta keringanan dari pemkab. Nurbiah sendiri telah ditinggal suaminya,” ujarnya. (ham)

Click to comment
To Top