Kopel Cium Aroma Korupsi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Kopel Cium Aroma Korupsi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pembahasan APBD 0perubahan 2015 Kota Makassar belum juga dilakukan. Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Sulsel mencium ada bau korupsi terkait lamanya pembahasan tersebut.

Bisa dibayangkan, idealnya APBD perubahan dibahas pertengahan tahun, namun hingga Oktober belum juga dimulai. Mirisnya draf kebijakan umum anggaran dan prioritas plafond anggaran sementara (KUA-PPAS) saja belum dibahas.

Koordinator Divisi Riset Kopel Sulsel, Akil Rahman menduga, ada korupsi dibalik lambatnya APBD Perubahan 2015 disahkan. Korupsi, tidak hanya pada saat implementasi anggaran saja, tapi juga dimulai saat perencanaan.

[NEXT-FAJAR]

“Misalnya dengan memberikan waktu yang sempit bagi anggota DPRD untuk  membahas APBD. Ini kan modus eksekutif agar legislatif tidak punya waktu memplototi draf APBD. Sehingga ruang-ruang untuk deal-deal-an dengan eksekutif bisa terjadi,” tukasnya Pengawasan ketat kopel kata dia, akan dilakukan. Khususnya menjelas saat penetapan.

Terpisah, Koordinator Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Kota Makassar, Erik Horas belum merilis jadwal pembahas draf KUA-PPAS, mengingat Badan Anggaran (Banggar) masih melakukan pembicaraan terkait isinya.

“Bamus dan Banggar sudah rapat, dan hasilnya masih menanti kesimpulan rapat badan anggaran (Banggar). Bamus menunggu itu, agar kita bisa jadwalkan,” ujar politikus Gerindra ini. (dly)

Click to comment
To Top