Penjabat Bupati Barru: Pimpinan SKPD Harus Kuasai Tugar Pokok – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Penjabat Bupati Barru: Pimpinan SKPD Harus Kuasai Tugar Pokok

FAJAR.CO.ID, BARRU – Penjabat Bupati Barru, A Muh Yamin mengumpulkan seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) mengikuti rapat koordinasi dan evaluasi bulanan di ruang data pemkab, siang tadi, Senin 5 Oktober. Dalam arahannya, A Muh Yamin didampingi Sekkab Nasruddin AM menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diterimanya selama ini.

Suasana kekeluargaan sangat terasa. Ada kekompakan dan kehangatan, baik dalam hubungan formal maupun informal. “Sejak saya ada di Barru menjalankan amanah selaku penjabat bupati, saya melihat ada kekompakan dalam bekerja.

Ada kehangatan serta senantiasa mengedepankan suasana kekeluargaan. Saya minta ini  tetap dijaga, harus dipertahankan, dan terus dipelihara, baik dalam hubungan formal maupun informal,” pintanya

[NEXT-FAJAR]

Di hadapan peserta rapat yang diikuti para asisten, para staf ahli, dan seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemkab Barru, kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulsel itu  berharap dalam menjalankan tugas selaku pimpinan sedapat mungkin menguasai tugas pokok.

Karena itu yang akan membimbing dalam mengambil setiap kebijakan atau keputusan. Penguasaan merupakan sebuah kemutlakan. “Teruslah tingkatkan kualitas diri. Lakukanlah invasi.

Karena persoalan hari ini bisa jadi tidak lagi bisa diselesaikan dengan cara seperti kemarin. Jangan bekerja hanya sekedar menggugurkan kewajiban. Apalah gunanya kita jika tidak memberikan kontribusi positif ” harapnya.

Terkait masalah pilkada, suami dari Hj Bunyaminah Umar Lakunnu itu dengan tegas meminta agar Aparatur Sipil Negara berada dalam posisi netral. Karenanya diawal tugas saya, saya langsung meminta penandatanganan pakta integritas seluruh pimpinan SKPD yang menunjukkan netralitas ASN.

“Pesera pilkada semuanya baik. Mereka berkeingin memperbaiki Barru. Kalau ada perbedaan pilihan jangan dipermasalahkan. Kita ini sebagai  keluarga besar, yang tidak boleh mengkotak-kotakkan diri. Kekeluargaan harus terjalin baik. Fungsi-fungsi pemerintahan tetap jalan. Pelayanan prima ke masyarakat harus kita berikan,” demikian A Muh Yamin. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top