Polisi: Pembataian di Tobadak Murni Masalah Pribadi, bukan SARA – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Polisi: Pembataian di Tobadak Murni Masalah Pribadi, bukan SARA

FAJAR.CO.ID, MAMUJU – Pembantaian yang dialami Salamuddin, 54 tahun dekat perbatasan Desa Tobadak 7 dan Tobadak 8 atau di poros Saloadak-Sejati Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Sabtu 3 Oktober lalu murni persoalan pribada. Pembantaian eksodus terhadap asal Timor Leste itu diduga gara-gara sengketa lahan sawit.

Daerah Tobadak 8 umumnya dihuni eksodus asal Timor Leste.

Kasat Reskrim Polres Mamuju, AKP Aryo Dwi Wibowo mengatakan, sudah menangkap dua pelaku, EK (18) warga Dusun Rawa Makmur Desa Tobadak 8 dan AG (23) warga Dusun Sejati Desa Tobadak 8. “Saat itu tiga warga Tobadak 8 masing-masing Salamuddin (54), anaknya bernama AG dan Latif melaju dari arah Desa Tobadak 1 menuju Tobadak 8.

Tanpa disadari mereka dikejar EK dan berhasil mencegat ketiga di perbatasan itu. Tanpa banyak kata EK langsung membantai Salamuddin dengan sebilah parang hingga tewas di tempat,” kata Aryo dalam jumpa pers, Senin 5 Oktober.

AG dan Latief melarikan diri ke desanya lantaran takut tanpa senjata tajam di tangan. Setibanya di Tobadak 8, keduanya menyampaikan ke warga dengan menyebutkan ada penganiayaan di perbatasan hingga banyak warga lain menuju lokasi. Namun sekarang kondisi Tobadak sudah kondusif. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top