Anggaran Mandek, Kontraktor Ngutang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Anggaran Mandek, Kontraktor Ngutang

FAJAR.CO.ID, MAROS — Mandeknya pencairan anggaran di Pemkab Maros membuat kontraktor puluhan proyek di Maros mengeluh. Mereka harus berhutang hingga miliaran rupiah untuk menyelesaikan proyek berjalan.
Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapeknas) Maros Safriadi Adam mengatakan, keluhan angggotanya itu mulai muncuk sejak Maros dalam masa transisi Bupati. Sebelumnya, dimasa Hatta Rahman permohonan pencairan langsung diproses paling lambat tiga hari.
“Kita yang jadi korban jika proyek menyeberang tahun. Karena itu, jika pencairan seperti ini kontraktor jangan disalahkan kalau proyek tak selesai tepat waktu,” urainya, Selasa 6 Oktober
Dalam satu proyek rehab pasar misalnya, salah satu kontraktor mesti mengeluarkan uang sendiri sekira Rp300 juta sepekan. Uang itu digunakan membayar upah pekerja Rp100 juta dan membeli material senilai Rp200 juta. “Dari mana dana itu kalau bukan ngutang,?” tegasnya.
Keluhan para kontraktor tidak disangkal oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Maros Andi Najamuddin. Namun menurutnya, hal itu lebih banyak disebabkan kelengkapan adiminstrasi. Jika lengkap, Najamuddin memastikan prosesnya lancar.
“Yang merasa pencairan telat, pasti berkasnya tidak lengkap dan pasti sudah kami kembalikan untuk dilengkapi. Pun jika sudah kembali dimasukkan, tentu akan memakan waktu untuk menelitinya. Ini menyangkut keuangan negara yang berisiko tinggi jika ada kesalahan,” bebernya.
Berkas yang dimaksud adalah surat permintaan dana (SPD) dari kontraktor. Berkas itu diteliti ketat oleh BPKD, dengan paraf dari semua bidang terkait. Baru setelah lengkap maka akan dibuatkan Surat Perintah Membayar (SPM). (ris/wik)
loading...
Click to comment
To Top