Idris-Suardi Ingatkan Rival Jaga Kesantunan Berpolitik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Idris-Suardi Ingatkan Rival Jaga Kesantunan Berpolitik

FAJAR.CO.ID, BARRU – Manuver kubu kandidat tertentu yang sengaja ingin memojokkan pasangan Andi Idris Syukur-Suardi Saleh (AIS) dengan beragam tudingan ditanggapi juru bicaranya, Arif Saleh. Arif meminta kubu kandidat berhenti bersandiwara. Seperti melempar tudingan PNS memihak ke AIS, tapi kenyataannya ada juga PNS yang berada atau mendukung kandidat lain.

“Jangan seolah-olah mencitrakan diri bersih, dan menyudutkan PNS yang seolah-olah dimobilisasi AIS, tapi faktanya ada PNS justru mendukung kandidat lain. Jadi berhentilah bersandiwara. Jangan ada dusta di antara kita,” sindir Arif, Selasa 6 Oktober.

Arif menyebut punya bukti dugaan keterlibatan oknum PNS. Meski demikian, pihaknya tidak pernah mengkambinghitamkan PNS dan masyarakat, seperti yang dilakukan kubu kandidat tertentu. Mantan Ketua Perhimpunan Jurnalis Ajattapareng (Pijar) itu mengimbau kubu kandidat lain tak perlu panik dan khawatir berlebihan. Idris bukan lagi bupati sehingga tidak akan mungkin memanfaatkan fasilitas negara atau memobilisasi PNS.

[NEXT-FAJAR]

Selain itu, Arif juga menaruh harapan, agar para kandidat beserta timnya membiasakan diri berpositif thinking tanpa menyudutkan secara berlebihan aparatur pemerintahan dan rakyat. “Jauh lebih baik menggalang dukungan secara elegant ketimbang hanya memanfaatkan momentum pilkada untuk membodoh-bodohi rakyat. Banyak cara yang simpatik jauh lebih bermartabat ketimbang bersandiwara,” paparnya.

Arif menguraikan, baik Idris maupun Suardi semenjak tahapan kampanye digelar, hampir setiap hari menghadiri sosialisasi, termasuk memenuhi undangan silaturahmi warga. “Itu menjadi penanda, bahwa AIS ini memang turun ke masyarakat menggalang dukungan rakyat. Jadi kalau dukungan mengalir, jangan lantas dicarikan lagi berbagai alasan, bahwa memobilisasi PNS dan lainnya. Jadi kalau mau mendapat dukungan, maka turunlah ke rakyat dan jangan bohongi,” tandasnya. (rilis)

loading...
Click to comment
To Top