Parah, 9 Siswa SMP Nekat ‘Bajak’ Minimarket – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Hukum

Parah, 9 Siswa SMP Nekat ‘Bajak’ Minimarket

FAJAR.CO.ID, MANADO – Sembilan siswa SMP di salah satu sekolah di Manado, terpaksa digiring ke Polsek Sario, Senin (5/10) sekitar pukul 09.00. Pasalnya, mereka nekat melakukan pencurian di minimarket Alfamart, di jalan Ahmad Yani.

Saat ini barang bukti berupa biskuit, coklat, minuman mineral dan Bir, sudah diamankan. Diketahui sembilan pelaku, yakni  AR (13), EM (12), SS (13), CL (12), EP (13), VT (13), JL (13), VM (12), dan RP (13). Semuanya masih duduk di kelas VIII (delapan).

Kepala minimarket Mamat Zakaria mengungkapkan, aksi mereka diketahui dari seorang anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas). Sang polisi sempat mendengar obrolan para siswa untuk mengambil barang sebanyaknya, tapi hanya membayar beberapa barang saja.

“Rencana itu langsung dilaporkan kepada kami melalui kasir. Agar memperhatikan siswa yang berbelanja. Saat akan keluar, mereka kami periksa. Ternyata benar. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Sario,” ungkapnya.

Salah satu anak berinisial EM (12), mengaku sudah pernah melakukan aksi mencuri sebelumya. Kataya ada teman yang ajak. “Saya sudah dua kali melakukan pencurian. Ada teman saya yang sering ajak melakukan aksi tersebut. Kami biasa memanggil dengan nama Juve,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sario AKP Pradipta Putra Pratama menjelaskan, setelah mendengarkan laporan saya turun langsung ke TKP. Ditemukan sembilan siswa yang masih kelas VIII. Saat diperiksa hampir semua tas mereka didapati barang yang dijual di alfamart.

“Kami juga konfirmasi dengan pihak toko, saksi dan pengakuan mereka. Sehingga kami bawa ke Polsek untuk mengambil keterangan,” ujarnya

Namun demikian lanjut Pratama, karena anak-anak ini masih di bawah umur dan masih sekolah, maka akan kembalikan ke keluarga dan pihak sekolah agar terus diawasi. “Imbauan kepada orang tua dan para guru agar diberi bimbingan karna mereka ini calon generas bangsa. Belum terlambat untuk memberikan pengajaran sebagaimana kapasitas mereka yang masih siswa,” kunci Pradipta. (ctr-07/ndi/JPG)

Click to comment
Hukum

Parah, 9 Siswa SMP Nekat ‘Bajak’ Minimarket

FAJAR.CO.ID, MANADO – Sembilan siswa SMP di salah satu sekolah di Manado, terpaksa digiring ke Polsek Sario, Senin (5/10) sekitar pukul 09.00. Pasalnya, mereka nekat melakukan pencurian di minimarket Alfamart, di jalan Ahmad Yani.

Saat ini barang bukti berupa biskuit, coklat, minuman mineral dan Bir, sudah diamankan. Diketahui sembilan pelaku, yakni  AR (13), EM (12), SS (13), CL (12), EP (13), VT (13), JL (13), VM (12), dan RP (13). Semuanya masih duduk di kelas VIII (delapan).

Kepala minimarket Mamat Zakaria mengungkapkan, aksi mereka diketahui dari seorang anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas). Sang polisi sempat mendengar obrolan para siswa untuk mengambil barang sebanyaknya, tapi hanya membayar beberapa barang saja.

“Rencana itu langsung dilaporkan kepada kami melalui kasir. Agar memperhatikan siswa yang berbelanja. Saat akan keluar, mereka kami periksa. Ternyata benar. Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Sario,” ungkapnya.

Salah satu anak berinisial EM (12), mengaku sudah pernah melakukan aksi mencuri sebelumya. Kataya ada teman yang ajak. “Saya sudah dua kali melakukan pencurian. Ada teman saya yang sering ajak melakukan aksi tersebut. Kami biasa memanggil dengan nama Juve,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Sario AKP Pradipta Putra Pratama menjelaskan, setelah mendengarkan laporan saya turun langsung ke TKP. Ditemukan sembilan siswa yang masih kelas VIII. Saat diperiksa hampir semua tas mereka didapati barang yang dijual di alfamart.

“Kami juga konfirmasi dengan pihak toko, saksi dan pengakuan mereka. Sehingga kami bawa ke Polsek untuk mengambil keterangan,” ujarnya

Namun demikian lanjut Pratama, karena anak-anak ini masih di bawah umur dan masih sekolah, maka akan kembalikan ke keluarga dan pihak sekolah agar terus diawasi. “Imbauan kepada orang tua dan para guru agar diberi bimbingan karna mereka ini calon generas bangsa. Belum terlambat untuk memberikan pengajaran sebagaimana kapasitas mereka yang masih siswa,” kunci Pradipta. (ctr-07/ndi/JPG)

Click to comment
To Top