Dibui, Tersangka Sangkal Korupsi PNPM Rp1,8 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Dibui, Tersangka Sangkal Korupsi PNPM Rp1,8 Miliar

MAROS, FAJAR.CO.ID — Penahanan dua tersangka kasus korupsi PNPM oleh Kejaksaan Negeri Maros dikritisi kuasa hukum tersangka. Sebelumnya, Kejari membui fasilitator PNPM Tompobulu Irwan Rapi dan ketua Kelompok SPP Nurhaeda. Mereka disebut terlibat dalam korupsi yang merugikan negara Rp1,8 miliar.

Lewat kuasa hukumnya, Supriono, Rabu 7 Oktober, keduanya mengklaim tidak pernah ‎menikmati uang haram itu sepeserpun.‎ Supriono menegaskan kedua kliennya sama sekali tidak bersalah.

“Mereka hanya korban, misalnya Nurhaedah, dia hanya diminta oleh Yunus membuat kelompok fiktif. Tapi dia sama sekali tidak pernah menerima uangnya,” jelasnya, Rabu 7 Oktober.

Keduanya ditahan atas kasus penyelewengan dana bergulir program Simpan Pinjam Perempuan (SPP), Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) di Kecamatan Tombobulu Maros, bulan februari silam.

Kasus ini sendiri telah bergulir sejak 2010. Saat itu PNPM membuat program pinjaman untuk kelompok usaha yang dibina perempuan Tompobulu. Pinjaman setotal Rp 1,8 miliar itu akhirnya menunggak. Kelompok yang mendapatkan bantuan, membayar melalui tersangka, namun para tersangka tidak pernah menyetor uang tersebut ke rekening program. (ris)

loading...
Click to comment
To Top