Ekonomi Lambat Pengaruhi Target BPHTB Semarang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ekonomi & Bisnis

Ekonomi Lambat Pengaruhi Target BPHTB Semarang

SEMARANG – Satu lagi pendapatan daerah Pemkot Semarang belum mencapai target. Padahal, saat ini sudah memasuki periode akhir tahun. Setelah sebelumnya ada penurunan target dari pendapatan sektor hiburan, kali ini pemasukan pajak dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah atau Bangunan (BPHTB) masih jauh dari target.

Menurut Kepala Bidang Pajak Daerah Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kota Semarang Agus Wuryanto, meski pajak dari BPHTB selama ini menjadi primadona pendapatan dari Pemkot Semarang, namun sampai September 2015 perolehan pajak dari sektor tersebut baru mencapai 60% dari target. Pencapaian itu kata dia, mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama di tahun lalu yang bisa mencapai diatas 80% dari target.
“Penurunan pendapatan dari BPHTB ini diperkirakan akibat melambatnya ekonomi di Indonesia dan anjloknya nilai tukar rupiah terhadap dolar yang akhirnya juga berdampak di Kota Semarang,” ujarnya kepada Rakyat Jateng (Grup Fajar), Rabu (7/10).
Agus menambahkan, akibat dari kondisi tersebut dan juga lemahnya daya beli masyarakat, pertumbuhan dari sektor properti di Kota Semarang menjadi sangat lambat yang mengakibatkan minimnya perolehan pajak. Sesuai RPJMD 2015, kata Agus menjelaskan, target pendapatan dari pajak BPHTB mencapai Rp235 miliar. Angka ini lebih tinggi 12,5% dari tahun 2014, yang hanya sekitar Rp220 miliar. Namun pada kenyataannya, hingga September pemasukannya baru sekitar Rp190 miliar dari target Rp235 miliar.
“Kondisi seperti ini menurut kami sangat memprihatinkan karena setiap tahun perolehan pajak dari BPHTB hanya sekitar Rp220 M, namun bisa terealisasi Rp250 miliar. Kami harap tiga bulan kedepan kondisi perekonomian bisa meningkat agar kami bisa penuhi target,” katanya. (otg)

loading...
Click to comment
To Top