HEBOH! Beredar Video Dua Pria Cambuk Wanita Hingga Sekarat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Internasional

HEBOH! Beredar Video Dua Pria Cambuk Wanita Hingga Sekarat

FAJAR.CO.ID – Sebuah video mengerikan beredar di dunia maya. Dua pria tega menganiaya dan mencambuk seorang perempuan hingga berkali-kali di jalanan. Salah seorang pria itu diyakini adalah suami perempuan tersebut. Bahkan, saking sadisnya, sang istri sampai sekarat.

Dalam video berjudul “Wanita Ditetak 2 Lelaki Di Port Dickson” itu terlihat dua orang pria mendorong dan menyeret seorang perempuan ke tengah jalan, tepat di depan rumah.

Sebenarnya, ibu korban berusaha mencegah aksi brutal dua pria tersebut, namun gagal. Beberapa warga sekitar juga tak berani menolong. Si korban hanya bisa melindungi kepalanya dengan kedua tangannya.

Pelaku terus mencambuk korban, mulai dari kaki, punggung, perut hingga kepala. Sang korban tak bisa melawan dan hanya pasrah menerima cambukan keras dari suaminya. Setelah puas mencambuk istrinya, pelaku kemudian naik ke atas mobilnya dan pergi meninggalkan lokasi kejadian begitu saja. Keluarga korban kemudian melaporkan aksi mengerikan itu ke polisi.

 

Hanya sekitar 30 menit setelah kejadia, polisi berhasil menangkap pelaku. Kedua pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. Pelaku diketahui berusia 24 dan 26 tahun. Kini, pelaku telah ditahan polisi. Peristiwa tragis itu terjadi di Port Dickson, Negeri Sembilan, Malaysia. Penganiayaan itu dipicu keinginan istri yang disebut-sebut menuntut cerai kepada suaminya.

Media lokal Malaysia Sinar Harian melaporkan, seorang pengguna Facebook bernama Jay Alagan mengaku mengenali korban. “Saya kenal perempuan ini. Baru kemarin saya pergi mengunjungi dia di rumah sakit. Kondisi dia masih kritis. Kedua belah tangannya patah dan beberapa urat serta satu jari putus. Korban terluka parah di bagian badan, tangan dan kepala,” tulis Jay Alagan di akun Facebooknya seperti dilansir MyNewshub.

Jay mengatakan, suami korban tidak puas dengan permintaan korban yang ingin cerai darinya. Suami korban tidak terima ketika korban meminta untuk diceraikan. (one/nynewshub/mas/jpnn)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top