Ketua Demokrat Bulukumba Mundur, Ini Alasannya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

Ketua Demokrat Bulukumba Mundur, Ini Alasannya

FAJAR.CO.ID, BULUKUMBA – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demorat Kabupaten Bulukumba Andi Mahfud mengundurkan diri dari jabatan yang diembannya itu. Itu dilakukan, lantaran tidak ingin pilihannya terbagi dua dalam pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) 9 Desember mendatang.

Pengunduran itu, ia lakukan secara resmi dengan membawa surat ke sekretariat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Sulsel Jl Pengayoman, Makassar Rabu 7 Oktober sekitar pukul 03:45 wita, kemarin.

Diketahui, sehari sebelumnya Komisi Pengawas DPD Demokrat telah mengundang pengusaha properti ini untuk memberikan penjelasan wacana yang beredar bahwa ketidak seriusannya untuk mendukung pasangan calon (paslon) yang telah diusung partai yakni, AM Sukri Sappewali – Tomy satria pada pilkada nanti.

“Selama ini secara konstitusi saya mendukung pak Sukri, tetapi kalau secara pribadi pilihanku ke Pak Masykur. Itulah kenapa, pertemuan dengan komisi pengawas ini, saya juga langsung menyetor surat pengunduran diri saya sebagai Ketua Demokrat Bulukumba. Saya tidak ingin pilihanku ini terbagi,” katanya kepada FAJAR, Kamis 8 Oktober.

Alasan lain, keputusan dengan melepas jabatan yang diembannya lima tahun terakhir ini sebab ia sadar aturan dan etika sebagai ketua partai. Apalagi, kata dia ia telah memiliki kesepakatan program dengan pasangan nomor 4 Masykur Sultan – Andi Edy Manaf untuk kabupaten Bulukumba ke depannya.

“Saya tahu selama ini telah melanggar. Olehnya itu, Sayakan ketua partai, hakikat dari ketua partai sangat tidak boleh menduakan pilihan. Maka dari itu, sangat tidak layak kalau pilihan saya mendua,” ungkapnya.

Andi Mahfud mengungkapkan, setelah surat pengundurannya itu masuk kebagian komisi pengawasan, selanjutnya, hal ini akan dibahas kedalam internal DPD Demokrat Sulsel. Diterima tidaknya surat pengunduran dirinya, Mahfud mengungkapkan tidak terlalu mempersoalkan.
“Mau diterima atau tidak itu dikembalikan kepada kebijakan partai. Sebab saya telah terus terang bahwa ada kesepakatan program dengan pasangan nomor 4 yakni Masykur Sultan dan Edy Manaf,” tambahnya.  (taq/wik)

To Top