Paket Ekonomi yang Digembar-Gembor Pemerintah Ternyata tidak Dipahami Daerah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Paket Ekonomi yang Digembar-Gembor Pemerintah Ternyata tidak Dipahami Daerah

JAKARTA – Ketua Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dr. Ajiep Padindang menilai berbagai paket kebijakan ekonomi Presiden Joko Widodo belum berdampak pada perekonomian daerah. Bahkan menurut Ajiep, rakyat di daerah tidak tahu apa yang dimaksud dengan paket yang diluncurkan Jokowi.

“Hari ini pemerintahan Jokowi meluncurkan paket ekonomi ke tiga. Rakyat dan ekonomi di daerah tidak paham, apa itu paket? Termasuk alokasi dana desa yang dikirimkan ke kabupaten dan kota diklaim sudah mencapai 80 persen, namun riil yang sampai ke desa baru 20 persen,” kata Ajiep Padindang, dalam Dialog Kenegaraan “Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi dan Pengaruhnya terhadap Perekonomian Rakyat” di Pressroom DPR, Senayan Jakarta, Rabu (7/10).

Menurut Ajiep, sudah dua paket ekonomi yang diluncurkan Jokowi. Tapi masih belum mendorong pergerakan apalagi pertumbuhan ekonomi. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS ujarnya, masih di atas yang ditetapkan dalam APBN.

“Begitu juga dengan penyerapan anggaran oleh pemerintah, juga di bawah 50 persen. Kecuali belanja untuk gaji pegawai sudah di angka 60 persen. Kalau tidak ada pergerakan yang lebih progresif, pada Oktober 2015 ini, target pertumbuhan ekonomi 4,7 persen hanya angan-angan,” tegas senator dari Sulawesi Selatan ini.

Dijelaskan Ajiep, uang di daerah kurang bergerak. Yang meningkat itu justru pemutusan hubungan kerja (PHK).

“Karena itu, saya meminta pemerintah berani merevisi APBN 2015 khususnya makro ekonomi di mana kurs dollar AS Rp14.400. Kalau dolar pada Rabu ini melemah terhadap rupiah, itu karena ada spekulan yang bermain,” katanya.(fas/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top