Fantastis! DPRD DKI Jakarta Usulkan Anggaran Laptop Rp 1,6 M, Makan Rp 6 M dan Kunker ke Bali Rp 14,1 M – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Politik

Fantastis! DPRD DKI Jakarta Usulkan Anggaran Laptop Rp 1,6 M, Makan Rp 6 M dan Kunker ke Bali Rp 14,1 M

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – DPRD DKI Jakarta mengajukan sejumlah anggaran fantastis untuk dimasukkan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016. Salah satunya adalah pengadaan komputer notebook yang nilainya Rp 1.643.620.000

Sekretaris Dewan DPRD DKI Muhammad Yuliadi ‎menyatakan, komputer itu murni usulan dari dewan untuk mengganti laptop pribadi yang selama ini dipakai. “Ada keinginan dari mereka ketika kerja dilengkapi laptop,” kata Yuliadi di Balai Kota, Jakarta, Kamis (8/10).

Nantinya, laptop itu digunakan untuk memudahkan anggota dewan dalam mengakses informasi secara komprehensif. Misalnya saja, ketika menjalani rapat di luar kantor.

Selain pengadaan laptop, anggaran lain yang cukup fantastis adalah penyediaan konsumsi untuk rapat dewan. Dalam rencana kerja dan anggaran (RKA) 2016, alokasi anggaran konsumsi sebesar Rp 6.979.772.140 dalam setahun.

Yuliadi menilai, anggaran sebesar itu masih wajar. Hal ini mengingat besarnya frekuensi rapat yang dilakukan dewan.  Apalagi menjelang Pemilihan Gubernur DKI 2017, biasanya ada jamuan makan yang digelar dewan bersama bakal calon gubernur untuk mendalami visi dan misi calon. Jamuan makan itu dibiayai DPRD. “Saya kira ini normal saja,”‎ ungkapnya.

Meski demikian, seluruh angka-angka yang diajukan DPRD DKI dalam RKA 2016 masih bisa berubah. Apabila ada anggaran yang tidak terpakai, maka akan menjadi sisa lebih penggunaan anggaran. “Kami meminta sesuai dengan kebutuhan dan anggarannya ada,” ujar Yuliadi.

Sejumlah anggaran fantastis yang ada di RKA 2016 adalah kunjungan kerja ke Asia dan Amerika Rp 1,1 miliar, kunjungan kerja ke Bali sebanyak 12 kali Rp 14,1 miliar, kunjungan kerja ke NTB, Banten, Jawa Barat, dan Lampung Rp 2,3 miliar, konsumsi Rp 6,9 miliar, pengadaan BBM kendaraan operasional Rp 2,1 miliar, pengadaan laptop Rp 1,6 miliar, dan medical cek up Rp 932 juta. (gil/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top