TMMD Sengkuyung Bangun Ekonomi Desa Kwarakan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

TMMD Sengkuyung Bangun Ekonomi Desa Kwarakan

TEMANGGUNG, RAJA – Masyarakat Desa Kwarakan di Kecamatan Kaloran saat ini bisa lebih leluasa memasarkan hasil panen mereka khusunya ke Kecamatan Pringsurat dan sekitarnya. Hal tersebut bisa tercapai setelah Kodim (07/06) dalam TMMD Sengkuyung tahap dua tahun 2015 membangun dan memperlebar akses jalan yang menghubungkan Desa Kwarakan dengan berbagai desa di Kecamatan Pringsurat.

“Pembangunan ini adalah usulan dari pihak desa yang kemudian disaring dan dikoordinasikan ke Bapermades. Dari itulah kita lakukan pembangunan jalan desa kwarakan ini,” kata Dandim 07/06 Temanggung seusai upacara pembukaan TMMD tahap II di lapangan Desa Kwarakan Kamis (8/10) kemarin.

Ia menuturkan, selama ini memang jalan Desa Kwarakan menuju Desa Wonokreso Pringsurat memang sangat sulit dilalui dan kondisinya tidak memadai.

“Anggotanya bersama warga dan berbagai unsur lainnya melakukan betonisasi  jalan desa yang menghubungkan Desa Kwarakan dengan  Desa Wonokreso, Kecamatan Pringsurat, sejauh lima ratus meter,” terangnya.

Dia berharap, dengan pembangunan jalan ini akan lebih memudahkan transportasi warga desa khususnya yang menuju ke Kecamatan Pringsurat, lanjut Dandim, jika jalan sudah bagus tentunya akan membantu kelancaran akses ekonomi Desa Kwarakan.

“Hasil panen Desa Kwarakan akan lebih mudah dipasarkan, ujungnya adalah peningkatan pendapatan warga Desa Kawarakan ataupun desa-desa lain yang menggunakan jalan ini,” harapnya.

Sementara itu Perwira Giat Fisik TMMD Sengkuyung THP II 2015 Kapten Inf Basri mengatakan, personel yang terlibat dalam kegiatan ini berasal unsur TNI sebanyak 30 orang, dibantu dari warga desa, polisi, linmas, staf satgas yang total secara keseluruhan sekitar 200 orang, dengan total anggaran sebesar  Rp260 juta yang berasal dari APBD provinsi dan kabupaten.

“Sasaran fisik adalah pembuatan rabat beton jalan sepanjang 500 meter lebar 115 centimeter dengan tinggi 15 centimeter. Lalu pembuatan senderan sepanjang 50 meter dengan tinggi 5,60 meter, perbaikan rumah tidak layak huni,” katanya.

Selain sasaran fisik dalam TMMD sengkuyung tahap  dua yang berlangsung selama 21 hari, juga akan merambah ke sasaran non fisik, diantaranya penyuluhan UU lalu lintas, wawasan kebangsaan, dan juga penyuluhan kesehatan, HIV/AIDS, dan KB.

“Sasaran non fisik diantaranya berupa penyuluhan tentang gerakan-gerakan radikalisme, spereti ISIS, bahaya komunis, agar masyarakat lebih paham dan tidak mudah tersusupi,” pungkasnya.

Salah seorang warga Kwarakan, Sungkono (48) mengaku senang dengan pembangunan jalan desa menuju Pringsurat. Pasalnya jalan desa  menuju ke Kecamatan Pringsurat selama ini memang masih sulit dilalui khusunya di musim penghujan.

“Pembangunan ini manfaat besar sekali dan masyarakat sangat membutuhkan sekali, karena jalan ini sudah sangat rusak, harapannya nanti bila jalan sudah jadi bisa meningkatkan perekonomian warga Desa Kwarakan,” katanya. (din)

loading...
Click to comment
To Top