Demi iPad Air, Istri Rela Tubuhnya ‘Dibajak’ Kakak Ipar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Demi iPad Air, Istri Rela Tubuhnya ‘Dibajak’ Kakak Ipar

Demi iPad Air, Istri Rela Tubuhnya ‘Dibajak’ Kakak Ipar

FAJAR.CO.ID, SURABAYA – Demi memenuhi keinginan bisa menyentuh iPad Air idaman, Sephia, 22, merelakan tubuhnya disentuh kakak ipar. Tentu saja sentuhannya bukan sembarang sentuh, melainkan sentuhan romantis. Istrinya mengojekkan tubuhnya, karuan saja sang suami, sebut Donwori, 27, blingsatan.

Sebagai pemegang ”sertifikat hak milik” atas diri Sephia, dia tidak terima asetnya dimanfaatkan sang kakak, sebut saja Donjuan, 38. Pria yang bekerja sebagai guru itu pun mendatangi kantor Pengadilan Agama (PA) Surabaya di Jalan Ketintang Madya pada Kamis lalu (8/10).

“Orang kok nggak sabaran. Dibilangi sebentar lagi tak belikan (iPad), kok malah.. Huh,” katanya.

Dia terlihat kesal karena istrinya ”dibajak” kakaknya sendiri. Asem tenan. Duduk di ruang tunggu dengan wajah memendam emosi, Donwori menceritakan aksi bajak-membajak tanpa izin itu. Menurut dia, kisah tersebut berawal ketika Sephia merajuk ingin memiliki iPad.

Sebagai guru honorer, tentu saja Donwori tak bisa memenuhi keinginan istrinya itu seketika. Wong, gajinya tak sampai Rp 2 juta per bulan, masih di bawah upah minimum. Walau demikian, Donwori yang sangat sayang pada sang istri tetap optimistis. Demi wanita yang baru dinikahinya sebelas bulan lalu tersebut, dia berniat mewujudkan keinginan Sephia dengan menabung jatah uang jajannya.

“Tak belani gitu, dia malah ngejek bahwa sampai kiamat saya tak akan bisa beli. Selak muncul model baru,” katanya.

Hampir setiap hari Sephia marah-marah karena tidak bisa memegang gadget pendongkrak gengsi dan status itu. Sephia merasa bahwa gengsinya akan turun jika dirinya tidak bisa memiliki iPad seperti teman-temannya. Hari-hari selanjutnya pasutri yang belum dikaruniai anak tersebut diisi dengan pertengkaran demi pertengkaran.

Sampai dua bulan terakhir Sephia berubah total. Kebiasaannya merengek minta iPad setiap pagi, sore, dan malam tak terdengar lagi. Sephia juga tak lagi marah-marah dan mencela apa pun yang dilakukan suaminya.

[NEXT-FAJAR]

Sebaliknya, Donwori kerap memergoki Sephia asyik ngendon di kamar sambil cekikikan. Rupanya, tanpa diketahui Donwori, Sephia sudah memiliki iPad sendiri. ’’Rupanya, dia sudah beli. Saya tanya uangnya dari mana, katanya ngutang. Semula saya percaya. Tapi, lama-lama saya curiga. Dia ngutang ke siapa? Bayarnya pakai apa? Lha, sebulan saya kasih cuma Rp 1 juta untuk kebutuhan di rumah. Lha, harga iPad saja Rp 10 jutaan,’’ papar Donwori.

Kecurigaan itu akhirnya terjawab. Ketika tak sengaja bermain ke rumah ibunya di kawasan Semampir, Donwori memergoki Sephia sedang ”diupdate” Donjuan. Kakak Donwori yang bekerja sebagai marketing bank dan masih jomblo tersebut memang tinggal serumah dengan ibunya. Setelah menikah, Donwori dan Sephia memilih ngekos di kawasan Keputih dekat tempat mengajar Donwori.

Donwori mencoba menganalisis runtutan kejadian yang terjadi dalam kehidupannya dua bulan terakhir. Dia baru sadar bahwa setiap kali pulang kerja, Sephia sering tidak berada di rumah. Ketika di-SMS atau BBM, jawabannya mampir ke rumah ibu atau mertuanya.

Ternyata, itu hanya kedok Sephia untuk membarter tubuhnya dengan iPad impiannya. Celakanya, pembarter tubuh istrinya tersebut bukan orang lain, melainkan kakak kandung Donwori.

”Istri saya sudah ngaku. Karena tidak bisa ditahan lagi, dia nekat. Sayang, pikirannya sungguh pendek,” sesalnya. (jay/awa/jpg)

loading...
Click to comment
To Top