Koperasi KKSS Terbentuk: Optimis Jadi yang Terbesar di Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ekonomi & Bisnis

Koperasi KKSS Terbentuk: Optimis Jadi yang Terbesar di Indonesia

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) resmi membentuk koperasinya, di Restoran Raja Konro Daeng Naba, Jakarta, Sabtu, (10/10).

Ketua Umum Koperasi KKSS M. Ikhsan Ingratubun, SE, SH, mengatakan akan membawa Koperasi KKSS menjadi yang terbesar di Indonesia.

“Insya Allah dalam dua tahun, Koperasi KKSS menjadi yang terdepan di tanah air,” kata Ikhsan yang juga Ketua Departemen Koperasi dan UKM BPP KKSS.

Untuk menjadi yang terbaik, dibutuhkan gotong royong, transparansi, dan menjaga komitmen di antara sesama pengurus guna menggerakkan koperasi. Dikatakan, program kerja akan dikedepankan pada program-program kerja terpilih, fokus yang bermuara pada kesejahteraan anggotanya.

“Koperasi KKSS bakal memiliki cabang di 34 provinsi, akan mendasarkan pada penguatan kelembagaan, kemudian dari sana kita akan kembangkan koperasi KKSS menjadi yang terbaik,” kata Ikhsan, yang juga Ketua Umum Asosiasi UMKM Indonesia (AKUMINDO).

Menurut Ketua Umum BPP KKSS HM Sattar Taba, pendirian koperasi KKSS ini, akan menjadi mercusuar bagi pengembangan unit usaha yang sekaligus mewujudkan program KKSS.

Sattar Taba yang juga Ketua Dewan Pembina Koperasi KKSS, mengharapkan segenap  potensi KKSS bisa dikerahkan untuk membangun koperasi.

“Unit usaha yang menjadi core bisnis warga KKSS seperti pertanian, perikanan, logistik, UKM banyak dikelola oleh warga KKSS di seluruh Indonesia dan ini yang menjadi potensi anggota koperasi kita,” kata Sattar menambahkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jakarta Selatan Ainurrofiq dalam sambutannya mengupas secara teknis ihwal koperasi. Kuncinya, kata Rofid para pengurus menjaga komitmen bersama untuk memajukan koperasi.

“Kalau sampai ada anggota yang mulai berkhianat, maka tunggulah kejatuhan koperasi,” katanya.

Ikhsan Ingratubun didampingi Mulawarman Hannase sebagai Sekretaris, Novriana Laobe, sebagai bendahara. Adapun Badan Pengawas, diketuai Andi Indra Jakile,  dengan anggota H. Sulkarnaen Wahid, Muslimin Mawi, Hj. Nuraeni Barung Hj. Ida Nursanty, Tamrin Baso, Andi Syamsul Munir. Sementara Badan Pembina, antara lain H.M Sattar Taba, Andi Jamaro Dulung, dan Ibnu Munzir. (fmc)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top