Musik Etnik Sulsel Pukau Penonton – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Musik Etnik Sulsel Pukau Penonton

AMBON — Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional asal Sulsel, patut berbangga. Penampilan mereka pada kategori vocal grup dan musik etnik gereja, cukup memukau penonton.
Aplaus penonton menggemuruh di Gedung Taman Budaya Karang Panjang, Kota Ambon ketika 40 peserta dengan baju adat Toraja itu menutup dua lagu dan tarian yang ditampilkan.
Aransemen dan Pencipta Lagu, Yuhan  mengungkapkan,  dua lagu etnik adat yang dibawakan  menceritakan kisah masuknya agama Kristen di tanah Sulsel.
“Lagu yang kami bawakan  bermakna pelepasan dosa, dimana sebelumnya pada leluhur kami manyembah arwah, dan setelah injil masuk, sehingga sampai saat ini banyak masyarakat Toraja memeluk agama Kristen,” ungkapnya.
Selain itu, kata dia, lagu lainnya bermakna tentang rasa syukur atas karunia yang diberikan Tuhan atas hasil panen serta kehidupan yang diberikan.
“Kedua lagu itu, hingga saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Toraja. Dalam acara-acara  sakral lagu-lagu inilah yang dibawakan,” tambahnya.
Pesparawi ke XI yang digelar di Kota Ambon, diharapkan Yuhan bisa menjadi wadah untuk menunjukan adat dan budaya Sulsel  ke semua orang.
“Bagi kami juara itu nomor dua, yang terpenting adat dan budaya Toraja dapat disiarkan disemua tempat termasuk dalam  Pesparawi ini,” pungkasnya.
Yuhan juga berterima kasih atas support Pemkot Makassar dan LPPD Makassar kepada pihaknya selama mengikuti perlombaan.
Dari 300-an kontingen asal Sulsel,  Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Kota Makassar, yang dipimpin Rudy P Goni membawa 130 peserta  dengan Ketua Kontingen, Nielma Palamba yang juga  Kepala  Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar.
Hadir juga memberikan dukungan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Makassar, H Isman Nurdin, Kasubag Kemenag,  H Arief B dan Kepala Bimas Kristen Kemenag, Pretty Lamban Gasong.
130 peserta perwakilan  Makassar itu mengikuti empat kategori lomba. Selain  vocal grup dan musik etnik, juga mengikuti paduan suara dewasa campuran, dan paduan suara remaja serta paduan suara pemuda.    (ARLIS)

Peserta Pesparawi kategori musik etnik foto bersama dengan kontingen Sulsel lainnya di depan Gedung Taman Budaya Karang Panjang, Ambon

loading...
Click to comment
To Top