Di Sulawesi, Hanya Provinsi Ini yang Dipastikan Mekar 2016 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Di Sulawesi, Hanya Provinsi Ini yang Dipastikan Mekar 2016

FAJAR.CO.ID, MANADO – Indonesia bakal ketambahan satu provinsi baru, namanya calon Provinsi Bolmong Raya. Wilayah berpenduduk 525 ribu jiwa ini adalah pemekaran dari Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Bolmong raya mencakup empat kabupaten, satu kota.

Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Soni Sumarsono di depan delegasi tokoh masyarakat dan tokoh pemuda dari Bolaang Mongondow Raya (BMR), yang dipimpin mantan Ketua Dewan Provinsi Sulut Syachrial Damopolii mengakui Bolmong Raya (BMR) sudah layak jadi daerah otonomi baru (DOB) terpisah dari Sulut.

“Selaku Dirjen, saya jamin jika DOB BMR segera menjadi provinsi. Ini sudah menjadi kebutuhan dari warga Bolmong,” kata Sumarsono di Hotel Swisbell Manado, Minggu (11/10).

Menurut Soni yang sekarang ditunjuk Penjabat Gubernur Sulut, dari persyaratan administrasi, teknis dan fisik kewilayahan, calon DOB BMR dinilai paling lengkap dibanding calon DOB di provinsi lain di tanah air.

“Ini keunggulan yang kita punya. Secara nasional, saat ini yang mengajukan calon DOB Provinsi sangat sedikit. Se-pulau Sulawesi saja hanya BMR yang diajukan sebagai provinsi baru. Yang banyak ajukan pembentukan kabupaten/kota,” jelasnya.

[NEXT-FAJAR]

Ditargetkan, tahun depan BMR sudah berdiri sendiri sebagai daerah otonom baru di Sulut. Mengingat, aturan lama yang sebelumnya menjadi dasar pengajuan calon DOB BMR sudah tidak berlaku. Saat ini, Dirjen Otda sudah mengajukan peraturan yang baru berupa  Peraturan Pemerintah (PP) kepada DPR-RI sebagai landasan hukum terkait dengan pemekaran dan penggabungan daerah.

“PP ini dijadwalkan selesai 16 November 2015. Begitu juga dengan moratoriumnya. Kalau semuanya rampung dan berjalan baik, tahun depan BMR sudah jadi provinsi,” terang pria yang ramah terhadap media ini.

Namun begitu, dukungan masyarakat tetap dibutuhkan. Sumarsono meminta rakyat BMR untuk bersatu dan menjaga ketertiban. “Sabar saja dan tidak perlu melakukan hal yang berlebihan dan mengganggu. Saya pasti akan kawal. Sebab ini juga cita-cita dari mantan gubernur Dr SH Sarundajang,” tambahnya.

Sementara itu, pengamat pemerintahan Drs Max Rembang menilai, target Sumarsono harus didukung penuh semua kalangan. “Deprov Sulut dan anggota DPR RI harusnya berjuang mendukung gubernur. Jangan biarkan ia kerja sendiri,” tukasnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut, Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi, Kaban Diklat DR Noudy RP Tendean MSi, serta tokoh perjuangan pemekaran BMR seperti Mutu Ake, Anhar Pasambuna, Sehan Ambaru SH, Min Oroh Kartini Totabuan, Fadli Simbuang (KNPI), PP Samsir Gawulo, LSM Dong Mokoginta, serta Komite Rakyat untuk PBMR. (tr-04/ham/JPG)

loading...
Click to comment
To Top