Tusuk Penjaga Rumah, Rampok Gondol Tiga TV dan Perhiasan Emas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Tusuk Penjaga Rumah, Rampok Gondol Tiga TV dan Perhiasan Emas

SALATIGA – KEN (25) warga yang tinggal di Perumahan Loji Cokro Sangaji, Soka, Kelurahan Blotongan, Kecamata Sidorejo, Kota Salatiga ditemukan bermandikan darah di rumahnya, Minggu (11/10) malam. Bahkan, di tubuhnya terdapat beberapa luka tusukan diantaranya di bagian perutnya. Akibat lukanya itu, korban sekarang menjalani perawatan di RSUD Salatiga.

Informasi yang dihimpun Rakyat Jateng menyebutkan, pertama kali kekorban ditemukan oleh kakak iparnya sendiri yang bernama Purnawan (40), Minggu (11/10) sekitar pukul 19.00 WIB. Saat itu, kakak ipar korban baru saja pulang dari Madiun Jawa Timur. Saat masuk di rumah korban, dikagetkan dengan tidak terkuncinya pintu gerbang dan pintu rumah bahkan sudah terbuka.
Melihat kondisi yang mencurigakan itu, Purnawan memanggil adik iparnya berkali-kali, tetapi tidak ada jawaban yang diterimanya. Kemudian, Purnawan langsung masuk rumah, ternyata adik iparnya sudah tergeletak di sofa dengan perut luka serta darah masih mengucur.
Penemuan ini langsung diberitahukan kepada tetangga sekitar maupun Polsek Sidorejo dan Polres Salatiga. Sejumlah petugas langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan evakuasi korban untuk dilarikan ke RSUD Salatiga.
“Setelah warga dan petugas kepolisian tiba di rumah korban, korban langsung dibawa ke RSUD Salatiga. Sejumlah barang berharga milik korban juga hilang diantaranya 3 buah TV LCD dan perhiasan emas. Namun untuk jumlah berapa gram serta barang lain apakah ada yang hilang, kami belum mengetahui secara detail. Karena sejumlah petugas juga masih melakukan pengecekan dan penyelidikan,” kata Purnawan kepada Rakyat Jateng (Grup Fajar), saat ditemui di ruang perawatan Flamboyan No. 204 RSUD Salatiga, Senin (12/10).
Kepala RSUD Kota Salatiga Dokter Agus Sunaryo mengatakan, bahwa korban menderita luka tusuk sebanyak empat titik dan semuanya berada di perut bagian bawah. Namun, kini kondisinya sudah mulai stabil dan akan segera membaik.
Sementara, Kapolres Salatiga AKBP Yudho Hermanto SIK melalui Kasat Reskrim AKP M Zazid menyatakan, hasil olah TKP yang dilakukan petugas Polres Salatiga, ditemukan pula barang bukti cairan pembersih lantai dan sebuah panci yang ada muntahan makanan. Ditemukan pula, pisau dapur yang masih ada darahnya namun sudah mulai mengering. Diduga, pisau dapur ini milik korban yang digunakan pelaku menusuk tubuh korban.
“Kasus ini masih dalam penyelidikan, apakah ini murni kasus perampokan atau ada motif lain karena ada barang bukti pembersih lantai dan muntahan makanan. Hingga kini, kami juga menunggu korban untuk dapat dimintai keterangannya. Bahkan, jumlah kerugian akibat kasus ini, juga diketaahui secara jelas,” tandas AKP M Zazid. (hes)

To Top