Lawan Republik Ceko, Belanda Harus Menang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Bola

Lawan Republik Ceko, Belanda Harus Menang

FAJAR.CO.ID, AMSTERDAM – Belanda begitu ditakuti pada pertengahan 1970 sampai akhir 1990-an. Saat itu, dari sisi teknik, mereka menjadi pionir salah satu sepakbola modern dengan mengedepankan ‘sepakbola simpel namun efektif’ yang dikenal dengan nama Total Football.

Selain itu, mereka juga ditopang oleh talenta berkualitas Negeri Kincir Angin seperti Johan Cruyff di dekade 1970, trio Marco van Basten, Ruud Gullit, dan Frank Rijkaard di dekade 1980, hingga Dennis Bergkamp pada 1990-an. Hasilnya, gelar Euro Jerman Barat 1988 silam, yang diraih setelah menundukkan Uni Soviet 2-0 di laga final, menjadi pencapaian tertinggi Belanda.

Namun, kini, jangankan juara, sekedar untuk lolos lewat babak playoff saja mereka masih kerepotan karena harus menunggu hingga laga terakhir kontra Republik Ceko di Amsterdam Arena, dinihari nanti (siaran langsung RCTI 01/15 WIB).

Tekanan Belanda terjadi hingga pada laga terakhir nanti. Wajar, sebab mereka harus menang melawan Ceko sembari berharap Turki yang menjamu Islandia di Torku Arena bakal terpeleset.

“Kami sungguh paham bahwa ini adalah kesempatan terakhir kami,” ujar gelandang Belanda Georginio Wijnaldum seperti dilansir Four Four Two.

Masalahnya, Belanda terancam compang-camping di depan pendukungnya sendiri. Kapten sekaligus winger Arjen Robben (cedera paha), gelandang Davy Klaassen (cedera kepala), bek kanan Daryl Janmaat (cedera lutut), hingga dua kiper utama Jasper Cillessen serta Tim Krul. Krul bahkan sudah harus absen hingga tahun depan karena cedera parah di lututnya ketika Belanda menang atas Kazakhstan Minggu dinihari kemarin (11/10).

[NEXT-FAJAR]

Untuk sektor bek kanan, Blind memberikan “pengampunan” kepada bek Paris Saint-Germain Gregory van der Wiel untuk kembali menghuni skuad Belanda terlepas penampilannya yang sering tak konsisten.

Selain berkutat dengan banyaknya pilar yang cedera, Belanda juga perlu mencermati rekor pertemuan mereka dengan Ceko di berbagai kalender internasional. Dari sepuluh kali bentrok, hanya tiga kemenangan yang mampu diraih oleh skuad The Flying Dutchmen, sebutan lain Belanda.

Amsterdam Arena yang tak lagi angker setelah Belanda dipermalukan Islandia 0-1 3 September lalu juga menjadi handicap lain Belanda yang membuat banyak pihak meragukan mereka bisa menundukkan Ceko. Sebab, tim tamu tengah percaya diri karena mereka menang lima dari enam laga away mereka. “Peluang itu masih ada,” tegas Blind dalam konferensi pers seperti dilansir RTV.

Terpisah, pelatih Ceko Pavel Vrba menyatakan bahwa dirinya bakal melakukan rotasi pada skuadnya ketika dikalahkan Turki dua gol tanpa balas di Praha. Salah satunya, dengan menurunkan Petr Cech sejak menit pertama.

“Kami masih memiliki komposisi skuad yang sama ketika melawan Belanda. Namun, aku pikir beberapa pemain bakal mendapat kesempatan untuk menjadi starter,” tutur Vrba seperti dilansir situs resmi UEFA. (apu/JPG)

loading...
Click to comment
To Top