AIS: Mari Memaknai Tahun Baru Islam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Makassar

AIS: Mari Memaknai Tahun Baru Islam

BARRU, FAJAR.CO.ID — Kandidat Bupati Barru nomor urut 3 Andi Idris Syukur (AIS) secara khusus menyampaikan ucapan selamat tahun baru Islam melalui catatan bijak tentang makna hijriah.

Berikut isi catatan AIS dalam memaknai pergantian tahun bagi umat Islam:

Peringatan satu muharram atau tahun baru Islam selalu diindentikan dengan sejarah tentang hijrah baginda Rasulullah SAW dari Kota Mekkah ke Madinah yang kalah itu nabi diburuh untuk dibunuh oleh orang-orang kafir Quraish.

Perjuangan Nabi Muhammad menyebarkan agama Islam banyak mengalami rintangan. Selama sekitar 12 tahun sejak nabi diutus, syiar-syiarnya tidak mendapat sambutan menggembirakan. Sebaliknya banyak menghadapi terror, pelecehan, hinaan, dan ancaman dari kaum musyrikin dan kafir Quraisy yang dikomandani oleh paman Nabi sendiri, yaitu Abu Lahab.

Karena itu, Rasulullah diperintahkan Allah SWT untuk pindah (hijrah). Di Madinah, Nabi dan para sahabat Muhajirin mendapat sambutan hangat oleh penduduk asli Madinah. Dari sinilah Islam mengalami perkembangan. Itu nampak, Islam mulai bergema ke seluruh penjuru dunia.

Lalu apa yang membuat Islam bisa cepat diterima di Madinah? Sejumlah pakar sejarah menyebut, masyarakat Muslim yang dibangun Rasulullah  merupakan contoh masyarakat ideal yang patut ditiru. Karena  penuh kasih sayang, saling bahu-membahu dan lebih mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi.

Sejatinya, momentum hijriah yang diperingati setiap tahunnya, dijadikan bahan intropeksi bersama, bahwa manusia terkadang terjebak pada hal yang sifatnya jangka pendek dan melupakan yang jangka panjang. Manusia sering tergesa-gesa. Kadang menghalalkan segala cara untuk memenuhi ambisinya tanpa memikirkan masyarakat secara umum.

Padahal dalam Islam, sudah jelas menekankan, bahwa hidup ini adalah perjuangan dan dalam berjuang pasti banyak tantangan dan rintangan. Hidup di dunia adalah sebagai jalan untuk menuju kehidupan Akhirat. Olehnya itu, mari berlomba-lomba berbuat kebaikan, dan bukan sebaliknya larut menebar kebencian dan kebohongan di masyarakat.

Harapan kita bersama, peringatan pada tahun baru Islam juga  bisa mengubah perilaku masyarakat ke arah yang lebih baik. Kalimat mengubah, patut  kita garisbawahi, karena itulah makna tahun baru Islam yang sebenarnya.

Setiap memasuki tahun baru Islam, kaum Muslim hendaknya memiliki semangat baru untuk merancang dan melaksanakan hidup ini secara lebih baik. Hijrah Nabi Muhammad bukan saja mengandung nilai sejarah dan strategi perjuangan, tapi juga mengandung nilai-nilai dan pelajaran berharga bagi perbaikan kehidupan umat secara pribadi dan kejayaan kaum Muslim pada umumnya.

Kepada saudaraku Umat Islam, Selamat Tahu Baru Islam 1 Muharram 1437 H. Mari kita bersama-sama memaknai peringatan ini dengan menggali kembali hikmah yang terkandung di balik peristiwa hijrah. Mari kita bergandengan tangan, bahu-membahu meningkatkan semangat melanjutkan yang baik menjadi lebih baik lagi. (*)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top