Ini Dia Penyerapan APBN Kabupaten/Kota di Sulsel – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Ini Dia Penyerapan APBN Kabupaten/Kota di Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Berbagai persoalan di pusat, hingga daerah telah menghambat penyerapan anggaran belanja pemerintah. Buntutnya, berbagai sektor ekonomi belum bertumbuh secara signifikan, gara-gara menunggu realisasi belanja pemerintah.

Kepala Kanwil Dirjen Perbendaharaan Sulsel, Alfiker Siringoringo, mengungkapkan, belanja APBN pemerintah di Sulsel, sampai saat September lalu, baru 45 persen, dari pagu APBN di Sulsel sebesar Rp23 triliun.

Penyebab keterlambatan, menurut dia, bisa karena perubahan struktur pejabat di tingkat kementerian di pusat, hingga terlalu pejabat di pusat dan daerah yang terlalu berhati-hati mencairkan anggaran, lantaran takut terjerat aparat hukum.

Di Sulsel, Instansi Pemerintah Provinsi paling rendah penyerapannya, yakni baru 43,7 persen dari Rp5,4 triliun. Paling tinggi adalah Pinrang, yakni 69,7 persen, dengan nilai Rp116,5 miliar. (sbi)

Berikut Realisasi Penyerapan APBN di Sulsel Hingga September 2015:

1. Pemprov Sulsel, Rp2,38 triliun (43,77 %)
2. Pinrang, Rp116,5 miliar (69,7 %)
3. Gowa, Rp218,8 miliar (56,5 %)
4. Wajo, Rp104,7 miliar (58 %)
5. Bone, Rp467,6 miliar (57 %)
6. Tana Toraja, Rp204,7 miliar (55,4%)
7. Maros, Rp181,4 miliar (59 %)
8. Luwu, Rp123,2 miliar (49%)
9. Sinjai Rp104,5 miliar (62,5%)
10. Bulukumba Rp139,3 miliar (54 %)
11. Bantaeng, Rp79,2 miliar (66,7 %)
12. Jeneponto, Rp110,6 miliar (58,2 %)
13. Kepulauan Selayar Rp101,2 miliar (36,7%)
14. Takalar, Rp103,1 miliar (55,7 %)
15. Barru, Rp90,9 miliar (49,80 %)
16. Sidrap, Rp92,9 miliar (49,8 %)
17. Pangkajene Kepulauan, Rp149,3 miliar (35,9%)
18. Soppeng, Rp90,3 miliar (53,95 %)
19. Enrekang, Rp76,9 miliar (62,1 %)
20. Luwu Utara, Rp97,6 miliar (49,2%)
21. Luwu Timur, Rp65,7 miliar (53 %)
22. Toraja Utara, Rp18,9 miliar (26%)
23. Makassar, Rp5,09 triliun (42,5 %)
24. Pare-pare, Rp302,9 miliar (46,3 %)
25. Palopo, Rp120,1 miliar (54,17%)

loading...
Click to comment
To Top