Karnaval Akbar di Demak Awali ‘Hijrah’ di Kalender Hijriyah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Karnaval Akbar di Demak Awali ‘Hijrah’ di Kalender Hijriyah

DEMAK – Awal tahun 1437 H di Kabupaten Demak diawali dengan gelaran karnaval akbar di sepanjang jalan Sultan Fatah, Rabu (14/10/2015). Karnaval yang disaksikan oleh puluhan ribu masyarakat Demak tersebut diikuti oleh 137 kontingen dari berbagai wilayah se-Kabupaten Demak.

Panitia acara karnaval Muhammad Asyiq menuturkan, pertama kali diadakannya karnaval tersebut dilatarbelakangi oleh ketimpangan acara yang diadakan dalam menyambut tahun baru. “Kalau tahun baru masehi itu dulu pas masanya Alm Pak Tafta Zani, tahun 2007, di Tembiring kan ramai banget. Tapi, kenapa di tahun baru islam kok tidak. Padahal kan Demak ini dikenal sebagai Kota Wali. Mulai dari situ, kami tergerak untuk menyambut tahun baru islam ini dengan meriah,” jelas Ketua MUI Kabupaten Demak tersebut.
Dia menambahkan, saat pertama kali diadakan karnaval menyambut tahun baru islam, pihaknya mengaku tidak memiliki anggaran. Sebab itulah, segala anggaran untuk transportasi maupun konsumsi, dibebankan seluruhnya pada kontingen karnaval yang terdiri dari siswa-siswi SD-SMA/ sederajat se-Kabupaten Demak. Namun, sekarang ini peserta karnaval memperoleh uang sumbangan sebesar Rp500 ribu per kontingen.
Seiring berjalannya waktu, peserta yang ingin mengikuti karnaval pun makin bertambah. Salah satunya yakni dari Paguyuban Ojek Wisata Tembiring Jogo Indah Demak yang justru mengajukan diri untuk mengikuti karnaval. “Mereka justru yang minta untuk ikut karnaval karena merasa bagian dari Demak ini,” paparnya.
Muhammad Asyiq berharap, awal tahun ini dijadikan awal mulainya segala kebaikan. “Makna hijrah ini kan berpindah; pindah dari hal-hal yang dilarang oleh Allah. Pindah dari keterbelakangan agar menguasai ilmu pengetahuan, agar islam ini bisa menjadi agama rohmatalilalamin.”
Selain Paguyuban Ojek Wisata Tembiring Jogo Indah Demak, kontingen karnaval lainnya yakni berasal dari komunitas sepeda onta dan juga vespa.
Sebelumnya, TPA Barus menampung sampah-sampah yang berasal dari sembilan kecamatan, termasuk Kecamatan Demak. Namun, kini sampah-sampah untuk sementara dialihkan ke TPA Candisari, Mranggen, Demak. (Sof)

To Top