PPATK Kantongi Nama Calon Kada Diduga Lakukan Praktik Pencucian Uang – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Pilkada

PPATK Kantongi Nama Calon Kada Diduga Lakukan Praktik Pencucian Uang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) diminta berpatisipasi menelusuri aliran dana kampanye dan modus pencucian uang dalam dana kampanye penyelenggara pilkada.

PPATK mengaku telah mengantongi calon kepala daerah yang diduga lakukan praktik cuci uang. Namun, kata Ketua Kelompok Riset PPATK Nyoman Sastrawan aliran dana kampanye dan modus pencucian uang dalam dana kampanye peserta pilkada akan dibeber pada saatnya.

“Itu nantilah, ada waktunya (dibeberkan, red). Tunggu dua sampai tiga bulan,” ujar Nyoman ‎yang menjadi salah satu pembicara dalam rapat koordinasi stakehokders yang  digelar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Manado, Sulawesi Utara, Selasa (13/10).

Dia mengatakan, kalau terjadi transaksi yang mencurigakan ‎dari peserta pilkada harus dilaporkan ke PPTAK. Salah satu yang wajib melaporkan lembaga perbankan. ‎”Apalagi bagi incumbent (petahana) yang tergolong  PEP (political expose person),” ucapnya.

Dia menambahkan, untuk PEP itu harus diperlakukan lebih khusus. Saat membuka rekening sendiri pun mereka akan diproses uji tuntas dan lebih ekstensif terkait permintaan datanya. “Dan perbankan sendiri melakukan lebih dalem dan ketat dalam mengawasi orang-orang yang terkespos publik ini,” jelasnya.

Nyoman memaparkan, perbankan juga harus melaporkan transaksi di luar pola dan karakteristik. “Untuk mengetahui dana-dananya apakah berasal dari tindak pidana korupsi atau apa yang mencurigakan,” tuturnya.

Dia menyebutkan, masyarakat juga bisa melaporkan, termasuk lembaga pemerintah dan pihak berwajib, dalam hal ini adalah kepolisian, kejaksaan, dan KPK. “Jalur penelusurannya pun bisa lebih cepat,” pungkasnya. (rka/JPG)

loading...
Click to comment
To Top