Disini, Dijelaskan Cara Mengubah Diri Dari Pelamar Kerja Jadi Pencipta Kerja – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Ragam

Disini, Dijelaskan Cara Mengubah Diri Dari Pelamar Kerja Jadi Pencipta Kerja

JAKARTA – Banyak orang-orang muda kreatif yang memiliki bakat dan minat untuk berwirausaha. Termasuk para mahasiswa. Karena itulah Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (Uhamka) mendukung mahasiswanya untuk berwirausaha dan menggerakkan dunia bisnis.

Kampus itu pun menggandeng Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) Kemenkop dan UKM sebagai mitra kerja untuk membentuk karakter mahasiswa yang berjiwa entrepreneur.

Kepala Pusat Kewirausahaan dan Karir Mahasiswa (PK2M) Uhamka, Dharmawati menuturkan, dengan kerja sama tersebut, salah satu tujuan yang ingin dicapai adalah membangun mental wirausaha mahasiswa.

’’Nah, setelah itu, mereka bisa berani menciptakan unit bisnis baru yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,’’ terangnya, Kamis (15/10).

Selain itu, dengan pertumbuhan pangsa pasar e-commerce di Indonesia, perkembangan UKM diyakini semakin sengit. Peluang itu tidak disia-siakan LLP-KUKM yang memiliki galeri produk KUKM, yakni Galeri Indonesia WOW.

Menurut Dirut LLP-KUKM Achmad Zabadi, lembaganya yakin dan cepat bergabung dalam transaksi melalui internet atau e-commerce. Apalagi yang ditawarkan kepada konsumen merupakan ribuan produk KUKM dengan banyak kategori.

’’Kami melihat perbedaan yang mencolok antara bisnis yang memanfaatkan IT dan yang tidak. Hasilnya sangat terasa,’’ jelas Zabadi.

Menurut Zabadi, LLP-KUKM memberikan bekal pengetahuan, keterampilan, dan jiwa wirausaha (entrepreneurship) berbasis iptek kepada para mahasiswa. [NEXT-FAJAR]

Tentu saja tujuannya adalah mengubah pola pikir dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan pekerjaan. ’’Selain itu, diusahakan menjadi calon pengusaha yang tangguh dan sukses dalam menghadapi persaingan global,’’ tegas Zabadi.

Program Smesco RumahKu (rumahnya UKM) memfasilitasi kegiatan dan mendorong kelembagaan atau unit kewirausahaan di perguruan tinggi agar mendukung pengembangan program-program kewirausahaan.

’’Itu diharapkan bisa membantu perguruan tinggi merencanakan dan mengimplementasikan pembelajaran berwirausaha dengan lebih efektif dan efisien dengan capaian optimal,’’ terang Zabadi.

Kegiatan perguruan tinggi dalam bidang pengembangan kewirausahaan masih sangat terbatas dan hanya bertumpu pada aspek sosial-ekonomi dan manajemen dalam bentuk kuliah serta pelatihan. Padahal, kata Zabadi, untuk meningkatkan penciptaan dan pertumbuhan wirausaha, dibutuhkan keterpaduan antara penguasaan ilmu dan manajemen produksi yang secara keseluruhan disebut sosio-tekno-ekonomi.

’’Program tersebut bertujuan menanamkan budaya serta menumbuhkan jiwa entrepreneurship mahasiswa yang kreatif dan inovatif sehingga menciptakan unit bisnis baru yang berbasis iptek,’’ jelas Zabadi. (jpnn)

loading...
Click to comment
To Top