Sebelum Tewas, Devi Sempat Telpon Orang Tua Ingin Pulang Naik motor – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Sebelum Tewas, Devi Sempat Telpon Orang Tua Ingin Pulang Naik motor

FAJAR.CO.ID, MALANG – Devi Anggraeni (18) mahasiswa Universitas Brawijaya (Unibraw) yang jadi korban tewas kecelakaan lalu lintas di di Jalan Raya Sumberpucung Kabupaten Malang, Jawa Timur, sempat menghubungi orang tuanya tiga jam sebelum kejadian. Ia jadi korban bersama temannya, Satwika Wicaksana (18), yang juga tewas.

Kepada orang tuanya, Awalul Nur Wahid, Devi ingin pulang ke Blitar naik motor bareng dengan teman-temanya. Selain motor yang dikendara Devi, ada lima motor temanya berjalan beriringan.

Menurut Bagus Ary, paman korban, keponakannya baru pertama kali pulang kampus naik motor. Biasanya, Devi setiap pulang dari Malang ke Blitar, naik travel atau dijemput.

“Kami tidak tahu kenapa saat itu tiba-tiba ingin pulang naik motor. Sebelum kejadian, ban motor yang dikendarai Devi juga sempat bocor di jalan,” terang Bagus kepada Malang Post (Fajar Group).

Menurutnya, jenazah Devi sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Jiwut Kecamatan Nglegok Blitar, Rabu (14/10) siang. Selama proses pemakaman, teman-teman Devi ikut mengiringi sehingga ada konvoi cukup panjang. [baca juga: Adu Bagong, Dua Mahasiswa Unibraw Tewas]

“Selain teman kuliah, ada juga teman SMP dan SMA. Teman Paskibraka juga datang karena Devi ini dulu anggota Paskibraka,” tuturnya.

Bahkan Sekda Kabupaten Blitar, Palal Ali Santoso sempat datang ke rumah duka, Devi Anggraeni. Dia datang setelah menghadiri pemakaman korban laki-laki, Satwika Wicaksana, yang merupakan anak Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Blitar. (big/feb/hsn/JPG)

loading...
Click to comment
To Top