Bukan Hanya Sekjen NasDem, KPK Duga Ada Pemain Lain – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

Ragam

Bukan Hanya Sekjen NasDem, KPK Duga Ada Pemain Lain

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zulkarnain memberi sedikit bocoran tentang peran Patrice Rio Capella dalam dugaan suap terkait penanganan perkara dana bansos Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kejaksaan Agung.

Menurutnya, arah penyidikan KPK bisa saja berkembang sehingga muncul tersangka baru selain sekretaris jenderal Partai NasDem itu.

Zul menyatakan bahwa penyidik KPK masih terus mendalami dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus itu. Sebab, bisa saja Patrice bukan pelaku tunggal yang diduga menerima suap dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti itu.

“Tapi yang jelas tentu ada peran, ada fungsi, ada kewenangan. Kaitannya di sana,” kata Zul di depan gedung KPK, Kamis (15/10).

Saat ditanya apakah KPK juga bakal segera menggarap Jaksa Agung M Prasetyo terkait kasus tersebut, Zulkarnain terkesan hati-hati dalam menjawab. “Kenapa sih mengarah ke Kejaksaan Agung begitu cepat?” kata mantan jaksa itu.

Kasus dugaan suap dalam penanganan perkara dana bansos di kejaksaan merupakan pengembangan penyidikan perkara suap ke hakim dan panitera PTUN Medan. KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu. Gatot dan Evy sebagai tersangka penyuap, sedangkan Rio sebagai tersangka penerimanya.

Rio diduga menerima suap dari pasangan suami istri itu untuk mengamankan kasus korupsi dana bansos Sumut yang tengah diusut Kejaksaan Agung. Sebab, Jaksa Agung M Prasetyo merupakan politikus Partai NasDem. (put/JPG)

Click to comment
Ragam

Bukan Hanya Sekjen NasDem, KPK Duga Ada Pemain Lain

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Zulkarnain memberi sedikit bocoran tentang peran Patrice Rio Capella dalam dugaan suap terkait penanganan perkara dana bansos Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Kejaksaan Agung.

Menurutnya, arah penyidikan KPK bisa saja berkembang sehingga muncul tersangka baru selain sekretaris jenderal Partai NasDem itu.

Zul menyatakan bahwa penyidik KPK masih terus mendalami dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus itu. Sebab, bisa saja Patrice bukan pelaku tunggal yang diduga menerima suap dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho dan istrinya Evy Susanti itu.

“Tapi yang jelas tentu ada peran, ada fungsi, ada kewenangan. Kaitannya di sana,” kata Zul di depan gedung KPK, Kamis (15/10).

Saat ditanya apakah KPK juga bakal segera menggarap Jaksa Agung M Prasetyo terkait kasus tersebut, Zulkarnain terkesan hati-hati dalam menjawab. “Kenapa sih mengarah ke Kejaksaan Agung begitu cepat?” kata mantan jaksa itu.

Kasus dugaan suap dalam penanganan perkara dana bansos di kejaksaan merupakan pengembangan penyidikan perkara suap ke hakim dan panitera PTUN Medan. KPK menetapkan tiga tersangka dalam kasus itu. Gatot dan Evy sebagai tersangka penyuap, sedangkan Rio sebagai tersangka penerimanya.

Rio diduga menerima suap dari pasangan suami istri itu untuk mengamankan kasus korupsi dana bansos Sumut yang tengah diusut Kejaksaan Agung. Sebab, Jaksa Agung M Prasetyo merupakan politikus Partai NasDem. (put/JPG)

Click to comment
To Top